Foto: Rahmad Darmawan
Foto: Rahmad Darmawan
MEMOonline.co.id, Magelang - Laga Madura United vs Persita Tangerang yang berlangsung di Stadion Moch. Soebroto Magelang Jawa Tengah pada Sabtu (6/11/2021) sore WIB berakhir dengan skor akhir 1-2.
Madura United kembali gagal meraih kemenangan setelah dipaksa menyerah 1-2 oleh Persita pada laga pekan kesebelas kompetisi BRI Liga 1 2021-2022 tersebut.
Dalam duel kontra Persita itu, sebenarnya Madura United unggul terlebih dahulu melalui gol cepat Rafael Silva pada menit ke-5.
Skor keunggulan 1-0 berhasil dipertahankan Madura United sampai babak pertama berakhir.
Namun pada babak kedua, alih-alih Madura United mempertahankan kemenangan, bahkan sebaliknya Persita berhasil bangkit setelah Ahmad Nur Hardianto berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-48 dan memastikan kemenangannya melalui gol tambahan dari Herwin Tri di menit ke-90+.
Kemenangan tim berjuluk Pendekar Cisadane atas Laskar Sape Kerrab itu sangat dramatis karena tercipta di masa injury time babak kedua.
Ini adalah kekalahan keempat yang diraih Madura United dalam sebelas kali pertandingan.
Madura United kini tertahan di peringkat ke-12 klasemen, tertinggal lima poin dari Persita.
Sementara, Persita Tangerang naik satu tingkat keurutan 8 klasemen dengan raihan 16 poin.
Atas kekalahan dua kali berturut-turut dengan selalu kecolongan di masa injury time babak kedua ini, Rahmad Darmawan menyatakan bertanggung-jawab dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada manajemen.
"Ya, pertama saya mengucapkan selamat kepada Persita atas tiga poinnya. Yang kedua saya mengucapkan terima kasih untuk para pemain," ucap pelatih Madura United Rahmad Darmawan dalam sesi Post Match Press Conferencenya, Sabtu (6/11/2021) malam.
Disampaikan Rahmad Darmawan bahwa sebenarnya para pemainnya mengawali dengan sangat bergairah dengan terus mampu memberikan situasi menyulitkan lawan.
"Dan berimbas dengan satu gol hasil dari titik corner kick tadi," tukasnya.
Setelah itu, lanjut Rahmad, memang ada penurunan kualitas tadi. Tapi setelah sepuluh menit kemudian timnya mampu bangkit lagi dan menguasai pertandingan.
"Sampai tiba babak kedua kita kehilangan kontrol dan kecurian satu gol yang terlalu mudah. Tapi itulah, kita membuat satu kesalahan dan lawan menutup kita," jelas pelatih sekaligus manajer Madura United ini.
Rahmad pun memberikan penjelasan atas sebab penggantian yang dilakukan terhadap lima orang pemainnya.
"Total saya melakukan penggantian 5 orang hari ini. Memang ada empat yang terpaksa saya ganti sebab minta ganti karena cedera," terangnya.
"Hanya Bayu Gatra yang bisa main saya ganti karena saya ingin melakukan penyegaran," tuturnya.
Sebenarnya tegas dinyatakan Rahmad bahwa tim besutannya tetap efektif diposisi itu dan mampu membuat beberapa peluang.
"Namun tampaknya memang dijauhkan dari keberuntungan. Tapi apapun hasilnya, para pemain sudah berusaha dan saya tentu bertanggung jawab terhadap hasil yang dicapai hari ini," ungkap pelatih yang biasa disapa Coach RD itu.
"Untuk sementara kita memberikan libur dan seperti apa nantinya kedepannya, kita serahkan kepada manajemen," pungkasnya.
Penulis : Bambang
Editor : Udiens
Publisher : Isma