Rencana Pemkot Batu Bangun TPU di Lahan Perhutani Jalibar Tunggu Restu KPH Malang

Foto: Kadisperkim Kota Batu, Drs. Arief As Siddiq, M.H saat diwawancara awak media di ruang kerjanya.
47
ad

MEMOonline.co.id, Kota Batu- Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) terus mematangkan rencana pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kota Batu di kawasan Jalan Lingkar Barat (Jalibar), Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu.

Lahan seluas sekitar dua hektare milik KPH Perhutani Malang diproyeksikan menjadi lokasi TPU tersebut.

Sebelumnya, Disperkim bersama Pemerintah Desa Oro-Oro Ombo dan KPH Perhutani Malang telah melakukan survei lapangan untuk meninjau kelayakan lokasi. Hasil survei menunjukkan lahan tersebut dinilai sesuai untuk dimanfaatkan sebagai fasilitas umum berupa TPU.

Kepala Disperkim Kota Batu, Drs. Arief As Siddiq, M.H., mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat kepada KPH Perhutani Malang terkait rencana pemanfaatan lahan sekaligus permohonan koordinasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Namun hingga kini, surat tersebut masih menunggu balasan.

"Kami sudah berkirim surat ke KPH Malang terkait perencanaan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat Desa Oro-Oro Ombo. Namun sampai saat ini kami masih menunggu jawaban dari pihak KPH," ujar Arief, Kamis (23/7/2026).

Utamakan Sinergi dan Sosialisasi

Arief menegaskan, pembangunan TPU harus melalui koordinasi yang baik dengan seluruh pihak, termasuk Perhutani dan Pemerintah Desa Oro-Oro Ombo, agar informasi kepada masyarakat dapat disampaikan secara menyeluruh.

Menurutnya, sosialisasi menjadi langkah penting untuk membangun kesamaan pemahaman bahwa pembangunan TPU merupakan kebutuhan bersama bagi warga Kota Batu.

Demi Kepentingan Jangka Panjang Arief menilai keberadaan TPU merupakan kebutuhan mendesak karena hingga kini Kota Batu belum memiliki TPU milik pemerintah sendiri.

Ia menegaskan rencana tersebut bukan untuk kepentingan kelompok tertentu, melainkan sebagai solusi jangka panjang bagi masyarakat.

"Kami terbuka terhadap masukan, kritik, maupun saran dari masyarakat. Yang terpenting, pembangunan ini bertujuan memenuhi kebutuhan seluruh warga Kota Batu, termasuk untuk generasi mendatang," katanya.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama memperjuangkan terwujudnya TPU tersebut tanpa dipengaruhi kepentingan pribadi maupun kelompok.

Imbau Warga Tak Mudah Terprovokasi

Arief juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Desa Oro-Oro Ombo, agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang dinilai memiliki kepentingan tertentu.

"Harapan kami, masyarakat dapat melihat rencana ini sebagai kepentingan bersama. Jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar atau kepentingan pribadi yang dapat menghambat pembangunan," tegasnya.

Di akhir keterangannya, Arief mengajak seluruh masyarakat mendukung program pembangunan Pemkot Batu melalui visi Mbatu SAE, termasuk penyediaan fasilitas publik yang dinilai penting bagi kebutuhan masyarakat di masa mendatang.

Penulis     :    Eko Sabdianto

Editor        :    Udiens

Publisher  :   Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Jakarta- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus memperkuat sektor pertanian melalui sinergi yang semakin erat dengan...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan sikap keras dan komitmen tak tergoyahkan untuk tidak pernah melayani maupun...

‎MEMOonline.co.id, Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menunjukkan komitmen serius dalam...

MEMOonline.co.id, Lumajang- ‎Alun-Alun Lumajang merupakan pusat denyut nadi masyarakat yang berfungsi ganda sebagai ruang terbuka publik, pusat...

MEMOonline.co.id, Jember- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) resmi meluncurkan layanan Mobil Home Care di...

Komentar