Dua Hari Dilaporkan Hilang, Seorang Petani Asal Lenteng - Sumenep Ditemukan Meninggal Dalam Sumur

Foto: Proses evakuasi korban dari dalam sumur
261
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep- Warga Dusun Bindung II, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah di dalam sumur pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban diketahui bernama SA'ENA (65), seorang petani asal Dusun Darusa Barat, Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng.

Sebelumnya, korban dilaporkan menghilang sejak Senin (29/6/2026) dan telah dicari oleh keluarga bersama warga.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melalui Kapolsek Lenteng Iptu Widianto menjelaskan, korban diketahui tidak berada di rumah sejak Senin pagi.

Keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar lingkungan tempat tinggal, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Dua hari berselang, warga mencurigai kondisi air di salah satu sumur di Dusun Bindung II yang mendadak berubah keruh.

Saat dilakukan pengecekan menggunakan senter, terlihat sesosok jenazah mengapung di permukaan air.

Penemuan tersebut segera dilaporkan oleh Kepala Desa Ellak Laok melalui layanan darurat SilaPor 112.

Tim Basarnas Kabupaten Sumenep bersama personel Polsek Lenteng, Satreskrim Polres Sumenep, Unit Identifikasi Polres Sumenep, Samapta Polres Sumenep, serta petugas Puskesmas Lenteng langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Setelah proses evakuasi selesai, identitas korban dipastikan sebagai SA'ENA, warga yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa tersebut diterima sebagai musibah.

Pihak keluarga menolak dilakukan pemeriksaan medis maupun autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi yang menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai kecelakaan serta takdir dari Tuhan Yang Maha Esa.

Meski demikian, kepolisian tetap melakukan serangkaian tindakan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi-saksi, koordinasi dengan instansi terkait, hingga penyelidikan untuk memastikan tidak terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Lenteng Iptu Widianto mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan setiap kejadian darurat kepada pihak kepolisian atau layanan darurat agar dapat segera ditangani.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan melalui evaluasi rutin terhadap indikator...

MEMOonline.co.id. Sumenep- RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menggelar lomba kesiapan ruangan di seluruh unit pelayanan sebagai bagian dari pemantapan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Hari-hari pertama di bangku sekolah menjadi momentum penting untuk membentuk karakter peserta...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Kehadiran kamera pengawas (CCTV) di sejumlah dusun di Kabupaten Lumajang mulai memberikan manfaat nyata bagi...

Komentar