Satreskrim Polres Lumajang ‎Gerak Cepat, Pelaku Penipuan Jual Beli Motor Berhasil Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Luar Kota

Foto: Tersangka saat dibawa ke Polres Lumajang
18
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Kecepatan dan ketepatan langkah tim Resmob Satreskrim Polres Lumajang berhasil membatalkan pelarian seorang penipu yang hendak meninggalkan wilayah Kabupaten Lumajang.

‎ ‎Pelaku berinisial AS (44), warga Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, diamankan saat hendak menaiki bus di Terminal Minak Koncar, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.

‎ ‎Penangkapan ini dilakukan tak lama setelah pihak kepolisian menerima laporan dari para korban.

Dengan penyelidikan yang dilakukan secara cepat dan terarah, tim Resmob langsung bergerak menyisir titik-titik perlintasan dan berhasil memotong langkah pelaku yang diduga berniat kabur ke luar kota.

‎ ‎"Tersangka saat itu hendak menaiki bus untuk keluar kota. Dengan langkah persuasif dan humanis, terduga pelaku berhasil kami amankan," ungkap Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto.

‎ ‎Modus operandi yang digunakan pelaku terbilang memanfaatkan kepercayaan masyarakat.

AS mendatangi rumah calon korban secara langsung, menawarkan sejumlah jenis sepeda motor, dan menjanjikan dapat mengupayakan kendaraan tersebut melalui dealer.

‎ ‎Korban kemudian diminta menyerahkan uang muka atau DP sebagai tanda jadi pemesanan. Namun, setelah uang diserahkan, kendaraan yang dijanjikan tidak kunjung tiba dan pelaku justru menghilang.

‎ ‎"Modusnya pelaku menjanjikan sepeda motor kepada para korban, dengan bayar DP untuk dikomunikasikan kepada dealer. Jadi barangnya belum datang, dan DP-nya sudah diserahkan oleh pihak korban," jelas Suprapto.

‎ ‎Hingga saat ini, sudah tercatat dua orang korban yang melaporkan perbuatan tersebut.

Korban pertama mengalami kerugian sebesar Rp 13,5 juta, sedangkan korban kedua mencapai Rp 25,5 juta.

Total kerugian yang dialami keduanya mencapai Rp 39 juta.

‎ ‎"Ada yang pembelian kredit, ada yang cash. Korban pertama senilai Rp 13.500.000, sementara korban kedua senilai Rp 25.500.000," rinci Suprapto.

‎ ‎Bersama pelaku, polisi turut mengamankan dua unit sepeda motor, yakni Honda Beat dan Honda Stylo.

Penyidik saat ini masih mendalami asal-usul kedua kendaraan tersebut, apakah milik korban yang dijanjikan atau milik pihak lain.

Selain itu, kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain juga masih terus ditelusuri. Hingga saat ini, baru AS yang diamankan.

‎ ‎"Sepeda motor ini milik siapa sebenarnya, apakah milik korban yang dijanjikan pelaku atau sepeda motor itu dimiliki orang lain, kami masih selidiki. Sampai dengan saat ini masih dalam penyelidikan ada keterlibatan pihak lain atau tidak. Yang berhasil kami amankan sampai dengan saat ini adalah satu orang," tegasnya.

‎ ‎Polres Lumajang juga masih mendalami pola yang digunakan pelaku dalam membidik calon korban.

Dari hasil sementara, pelaku diketahui secara aktif mendatangi rumah-rumah calon korban untuk menawarkan jasa pengurusan kendaraan.

‎ ‎Kepada masyarakat, Suprapto mengimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap modus serupa.

Pihaknya juga membuka peluang bagi pihak lain yang merasa menjadi korban penipuan dengan modus yang sama untuk segera melapor.

‎ ‎"Pihak kami juga terbuka apabila ada korban-korban lain, monggo silakan datang ke Polres Lumajang untuk melaporkan," pungkas Ipda Suprapto.

Penulis     :    Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar malam syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang...

MEMOonline.co.id. Jember- Seorang residivis kasus penipuan dan penggelapan kembali berurusan dengan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk memperkuat kualitas sumber...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep mengingatkan pemerintah daerah agar perubahan anggaran tetap berpijak pada...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Ketua Brigade 571, Sarkawi, kembali mendatangi penyidik Polresta Sumenep untuk mempertanyakan perkembangan laporan dugaan...

Komentar