Foto: Perbaikan Jalan Rel di Jalur Perlintasan Langsung ( JPL ) 13 Jorongan - Leces dan JPL 32 Malasan
Foto: Perbaikan Jalan Rel di Jalur Perlintasan Langsung ( JPL ) 13 Jorongan - Leces dan JPL 32 Malasan
MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo menghimbau para pengguna jalan untuk mengantisipasi potensi kemacetan menyusul adanya pekerjaan perbaikan geometri jalan rel di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 13 Jorongan–Leces dan JPL 32 Raya Malasan.
Pekerjaan pemeliharaan rel yang dilakukan oleh pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) tersebut dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai tanggal 20 Agustus hingga 2 September 2026.
Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto menyampaikan bahwa pihaknya bersama kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas serta jalur alternatif guna memastikan kelancaran pengendara dan keamanan operasional selama perbaikan berlangsung.
“Pekerjaan perbaikan geometri rel kereta api di JPL 13 Jorongan–Leces dan JPL 32 Raya Malasan ini sangat penting untuk keselamatan perjalanan kereta maupun pengguna jalan. Karena ada beberapa tahapan sistem buka-tutup hingga penutupan jalan secara total, kami himbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas berlalu lintas pada jam-jam pekerjaan tersebut guna menghindari kemacetan,” ujarnya.
Edy menambahkan, khusus untuk kondisi darurat seperti ambulans, petugas di lapangan telah siapkan penanganan khusus.
“Untuk penutupan total, seperti di JPL 32 Raya Malasan pada 26 Agustus pukul 03.30 sampai 05.00 WIB, arus lalu lintas dihentikan sementara. Namun, apabila terdapat ambulans darurat yang melintas, petugas konstruksi JPL sudah menyiap mekanisme khusus agar ambulans tetap bisa lewat,” tegasnya.
Berdasarkan jadwal resmi, rekayasa lalu lintas di JPL 13 Jorongan–Leces akan dimulai pada 20–23 Agustus 2026 dengan sistem buka-tutup jalur pukul 22.00–05.00 WIB.
Penutupan jalan total di JPL 13 akan dilakukan pada 24–25 Agustus serta 28 Agustus 2026 pada pukul 02.30–06.00 WIB.
Lalu lintas sempat dibuka normal pada 26–27 Agustus, sebelum dilanjutkan tahap pemadatan jalan hingga 2 September 2026.
Sementara di JPL 32 Raya Malasan, penutupan total dilaksanakan pada 26 Agustus 2026 pukul 03.30–05.00 WIB, yang dilanjutkan tahap pemadatan jalan hingga 1 September 2026.
Untuk menghindari penumpukan kendaraan selama pengerjaan di JPL 13, kendaraan R2, R4 hingga truk dari arah Lumajang menuju Probolinggo/Surabaya diarahkan melalui Jalan Sunan Ampel, Jalan Mastrip atau memanfaatkan Tol Probolinggo Timur.
Sebaliknya, kendaraan truk dari arah Surabaya menuju Lumajang disarankan melintasi Tol Probolinggo Barat dan keluar di Tol Probolinggo Timur atau melewati jalur dalam Kota Probolinggo.
Penulis : Agus
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak