Foto: SPBU Kalisat hingga kini tertutup
Foto: SPBU Kalisat hingga kini tertutup
MEMOonline.co.id. Jember - Kepala Desa (Kades) Glagahwero, H.Halim, Kecamatan Kalisat, kabupaten Jember, Jawa timur, akan bertindak tegas jika permasalahan air sumur warga yang diduga tercemar itu tidak kunjung cepat di diselesaikan oleh SPBU.
Pasalnya, air sumur berbau tersebut sudah cukup lama, namun bau tambah menyengat terakhir minggu ini.
H alim menegaskan, dalam waktu dekat dia akan turun langsung ke warga terkait masalah yang menimpa warganya.
"Sudah kami telpon pihak SPBU, kami tidak akan turun tangan jika pihak pom bisa menyelesaikan, tapi kalau tidak maka saya turun jika pihak pom bertele-tele," tegas H alim.
Sebenarnya, permasalahan tersebut tidak terlalu rumit. Intinya dari belah kedua pihak ada mediasi.
H Halim bakal menguras air sumur warga yang diduga tercemar BBM dari SPBU 54-681-14.
Menurut Halim, pengurasan itu bertujuan untuk membuktikan apakah air sumur warganya benar-benar tercemar BBM atau zat lain.
"Sekarang SPBU sudah ditutup sejak beberapa hari untuk pengosongan tangki. Nah, nanti malam atau besok saya akan meminta salah satu warga untuk menguras air sumurnya yang diduga tercemar BBM," ucapnya via WhatsApp, Selasa (25/10/2022).
Halim mengungkapkan, pihak SPBU juga sudah mengambil sample dari salah satu air sumur warga yang diduga tercemar BBM. Sampel itu dibawa ke laboratorium untuk di teliti.
"Kita sama-sama menunggu hasil Lab itu. Sekarang saya masih sibuk ngurus hal lain," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, Diduga Karena Santer Diberitakan Cemari Sumur Warga, SPBU Kalisat Tutup Tiga Hari, Pedagang Cepat di Selesaikan .
Jember - Tidak bisa dipungkiri, sejak tiga hari terakhir, SPBU 54-681-14 di Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terlihat tutup.
Hal itu sangat berdampak besar terhadap perekonomian warga ikut terburuk. Termasuk UMKM yang biasa berjualan di sekitar SPBU.
Hal kini, pihak pertamina belum sepenuhnya berhasil mengatasi air sumur warga yang diduga berbau BBM, termasuk di SDN 1 Glagahwero, Kec. Kalisat.
Namun hingga berita ini ditulis, pihak SPBU belum memastikan apa penyebab air sumur warga berbau menyengat.
Penulis : Zainullah
Editor : Udiens
Publisher : Satrio Pininggit