Foto: Adendum Perjanjian Kontrak
Foto: Adendum Perjanjian Kontrak
MEMOonline.co.id, Pamekasan - Ketidakjelasan kompetisi membuat Pemain dan Sponsor mengalami kekhawatiran.
Kami dalam 5 hari ini mengajak bicara Pemain, Pelatih, Sponsor dan mendiskusikan sejumlah skenario agar mereka memiliki kepastian hukum, atas kepastian Hak & Kewajiban.
Alhamdulillah, semua pemain setuju, pelatih tak keberatan, sponsor memberikan dispensasi dan pemahaman.
Semua bersedia berkorban, kami sepakati sejumlah skenario jika kompetisi lanjut, tunda dan atau batal, semua kami bicarakan dan sepakati dalam satu "Adendum Perjanjian Kontrak".
Madura tak ingin ketidakpastian ini membuat semua pihak khawatir, kita hadapi musibah ini secara bersama, kita berkorban bersama, kita sedih bersama.
Itulah Kebersamaan yang baik antara Klub, Pemain, Tim Pelatih dan Sponsor.
Terimakasih kepada semua Pemain dan Pelatih, atas pengertian dan empathy yang diberikan, melalui pengorbanan hak yang terkurangi.
Semoga hal ini cepat selesai, dan kompetisi bisa kembali berputar.
Salam Settona Dhere..!!!
Selanjutnya kami berharap, PSSI segera melaksanakan rekomendasi TGIPF, dengan bersedia mundur, sehingga akan terlaksana KLB yang sejuk dan baik.
Namun, Jika PSSI tidak ada keinginan melaksanakan rekomendasi TGIPF, maka kami akan segera mengirim surat resmi untuk melaksanakan KLB.
Demikian disampaikan Manajemen Madura United FC yang mengizinkan memoonline.co.id kutip melalui akun Twitter dan IG resminya pada Selasa (25/10/2022).
Penulis : Bambang
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliya