Aroma Tak Sedap Dibalik Wahana Air Selokambang Terendus, Kadis : Akan Kami Evaluasi

Foto : Perahu dayung dengan anak dibawah umur dilokasi kolam dewasa lepas pengawasan ‎
36
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Wisata air legendaris Kabupaten Lumajang belakangan disorot pasca muncul wahana air berupa sewa ban pelampung, perahu dayung, perahu bebek, muncul berbaur diantara wisata yang sedang berenang.

‎ ‎Bukan tanpa sebab, adanya wahana sebagai sarana penunjang tersebut disebut pengunjung ngawur perlu dievaluasi.

‎ ‎Ditempat menyewa tak jauh dari kolam dewasa, wahana tersebut disewakan bebas tanpa memajang papan persyaratan usia, mendasari kedalaman.

‎ ‎Sejumlah anak dibawah umur leluasa mengunakan, meski dipergunakan di kolam yang kedalamannya mencapai dua meter.

‎ ‎Pantauan media, petugas pengawasan pun minim. Diwaktu yang sama, Senin (18/5) siang, terpotret ban pelampung dipergunakan anak dibawah umur terbalik dilokasi kolam dewasa.

‎ ‎"Itu pihak ke tiga, sewa tempat. Ada kerjasama kerja sama dengan dinas. Disebutkan warung dan yang disewakan apa (rincian). Yang membuat kantor, taunya terima uang sewa," ucap Yani, Koordinator Wisata Selokambang dikonfirmasi melalui saluran seluler, senada tersenyum.

‎ ‎Dirinci indikasi pelanggaran dari sisi keamanan, Yani menyebut ada petugas dari pihak ke tiga melakukan pengawasan pada penyewa.

‎ ‎"Itu supaya tambah ramai pemandian Selokambang mas," imbuhnya.

‎ ‎Bukan hanya itu, terdapat lapak menyewakan alat selam. Pengunjung bertanya sudahkah dilengkapi dengan sertifikasi pemandu wisata ?, Kepala Dinas Pariwisata, Patria mengatakan bakal mengevaluasi.

‎ ‎Patria mengaku tak mengetahui adanya wahana baru dan persewaan tersebut. Patria bakal memastikan wisatawan yang berenang tak terganggu.

‎ ‎"Kalau disana menyewakan ban, harus ada standar keselamatan. Itu akan kami evaluasi supaya tidak menggangu kolam besar. Yang bisa nyewa itu cuma retribusi pengepakan. Kalau yang itu rawan. Sudah saya telepon Sekdin, berbahaya," kata Patria.

Penulis     :    Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Pamekasan- Kebakaran hebat melanda Gudang Kayu “Berkah Al Banjari” dan sebuah toko bangunan di Dusun Bakong, Desa Batukerbuy,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Kabupaten Sumenep mulai memperketat regulasi pendirian toko modern guna melindungi keberlangsungan pasar tradisional...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Sumenep menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep Masa Khidmat...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kekosongan sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mendapat perhatian serius dari...

MEMOonline.co.id. Sumenep- RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus memperkuat sistem validasi data pelayanan kesehatan di tengah meningkatnya tuntutan...

Komentar