‎Pemkab Lumajang Perkuat Pondasi Akhlaq Melalui Pendidikan Al-Qur'an Sejak Dini ‎

Foto : Bupati Lumajang Indah Ameperawati (kiri)
40
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menempatkan pendidikan Al-Qur’an sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia dan penguatan ketahanan moral generasi muda di tengah perubahan sosial yang semakin cepat.

‎ ‎Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Kementerian Agama Kabupaten Lumajang terkait pelaksanaan Wisuda Akbar Tartil dan Tahfidz yang akan diikuti sekitar 4.500 santri Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Lumajang.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Semeru pada 23 Mei 2026.

‎ ‎Bupati Lumajang Indah Amperawati menilai pendidikan Al-Qur’an tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca atau menghafal, tetapi juga menjadi pondasi pembentukan karakter generasi sejak usia dini.

‎ ‎Menurutnya, penguatan pendidikan berbasis nilai agama menjadi kebutuhan penting ketika anak-anak tumbuh di era digital yang sangat terbuka terhadap berbagai pengaruh luar.

‎ ‎“Generasi muda yang dekat dengan Al-Qur’an akan menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang religius, berkarakter, dan bermartabat. Ini investasi jangka panjang bagi masa depan daerah,” ujarnya.

‎ ‎Ia menambahkan, pembangunan manusia yang kuat harus dimulai dari nilai dasar yang membentuk cara berpikir dan perilaku generasi muda.

‎ ‎“Kalau anak-anak sejak kecil dibiasakan mencintai Al-Qur’an, maka mereka tumbuh dengan akhlak, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Ini modal utama membangun Lumajang ke depan,” tegas Bupati.

‎ ‎Bupati menjelaskan bahwa pembangunan daerah saat ini tidak cukup hanya bertumpu pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi.

Kualitas manusia menjadi faktor utama yang menentukan arah kemajuan daerah dalam jangka panjang.

‎ ‎Karena itu, pendidikan agama dipandang sebagai bagian penting dalam membangun ketahanan sosial, terutama untuk membentuk generasi yang memiliki integritas, etika, serta daya tahan terhadap tantangan moral.

‎ ‎Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, H. Achmad Faisol Syaifullah, mengatakan keterlibatan sekitar 4.500 santri menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan Al-Qur’an sebagai bagian dari pembentukan generasi.

‎ ‎Ia menilai kegiatan wisuda akbar tersebut merupakan simbol tumbuhnya gerakan pendidikan Qurani yang lebih luas di masyarakat, dengan melibatkan sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial.

‎ ‎“Ini bukan sekadar wisuda. Ini ikhtiar bersama membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai dan akhlak,” katanya.

‎ ‎Dalam konteks pembangunan, pendidikan Al-Qur’an dipandang sebagai investasi karakter.

Nilai-nilai seperti disiplin, kejujuran, tanggung jawab, dan empati yang ditanamkan melalui pembelajaran agama dinilai menjadi modal sosial penting dalam menghadapi tantangan masa depan.

‎ ‎Langkah ini juga menjadi respons terhadap perubahan pola pendidikan di era digital, ketika anak-anak semakin dekat dengan teknologi dan arus informasi.

Pemerintah menilai penguatan literasi agama menjadi benteng agar generasi muda tetap memiliki orientasi moral yang kuat.

‎ ‎Keterlibatan ribuan santri pada kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan berbasis Al-Qur’an masih menjadi kekuatan sosial di Lumajang.

Selain membentuk kemampuan keagamaan, gerakan ini juga memperkuat peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

‎ ‎Melalui dukungan terhadap wisuda akbar tahfidz, Lumajang menegaskan bahwa pembangunan manusia tidak hanya diukur dari kecakapan akademik, tetapi juga dari kuatnya karakter dan moral generasi.

‎ ‎Di tengah tantangan globalisasi, pendidikan Al-Qur’an menjadi fondasi penting untuk menyiapkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan memiliki ketahanan nilai sebagai modal utama pembangunan daerah.

Penulis     :    Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Pamekasan- Pintu pagar SMK Kesehatan Nusantara yang berada di Jalan Raya Nyalaran, Kelurahan Kowel, Kecamatan Kota, Pamekasan,...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa penguatan integritas aparatur sipil negara menjadi fondasi utama reformasi...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Wisata air legendaris Kabupaten Lumajang belakangan disorot pasca muncul wahana air berupa sewa ban pelampung, perahu...

MEMOonline.co.id. Pamekasan- Kebakaran hebat melanda Gudang Kayu “Berkah Al Banjari” dan sebuah toko bangunan di Dusun Bakong, Desa Batukerbuy,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Kabupaten Sumenep mulai memperketat regulasi pendirian toko modern guna melindungi keberlangsungan pasar tradisional...

Komentar