Bhabinkamtibmas Polsek Rowokangkung Dampingi Petani, Dorong Ketahanan Pangan dari Desa

Foto: Tim
21
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Rowokangkung, Polres Lumajang, terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Langkah tersebut diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada masyarakat dalam pengolahan lahan dan penanaman jagung serta pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap agenda Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Kapolsek Rowokangkung mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menjadi penghubung antara program pemerintah dengan kebutuhan warga di lapangan.

“Kami turun langsung memantau lahan, mendampingi proses tanam, hingga mendorong optimalisasi lahan pekarangan rumah warga. Bhabinkamtibmas hadir untuk mendengar kendala petani, mulai dari ketersediaan sarana produksi, irigasi hingga penanganan hama, agar bisa diselesaikan secara sinergis,” ujarnya.

Menurutnya, pendampingan tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus mendorong produktivitas sektor pertanian secara berkelanjutan.

Polri juga mendorong agar setiap lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal. Tidak hanya untuk meningkatkan produksi pangan, tetapi juga mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga.

“Kami ingin memastikan setiap jengkal lahan dimanfaatkan maksimal. Harapannya, ketahanan pangan berakar kuat dari desa, keluarga tercukupi gizinya, dan pasokan pangan nasional tetap stabil dan tangguh,” tegasnya.

Langkah Bhabinkamtibmas di wilayah Rowokangkung tersebut sejalan dengan arahan pimpinan Polri untuk menjadikan personel di tingkat desa sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat, termasuk dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan.

Dengan sinergi antara Polri, petani, dan masyarakat, upaya membangun ketahanan pangan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pendampingan, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.

Penulis     :    Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pembangunan jembatan penyeberangan baru di lingkungan RSUD dr. Haryoto Lumajang senilai Rp336,5 juta kembali...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Polemik pengisian Pertalite menggunakan jeriken di SPBU 54.694.01 kawasan Kolor, Kabupaten Sumenep, mendapat sorotan tajam...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Di balik pelaksanaan proyek jembatan penyeberangan senilai Rp336,5 Juta di lingkungan RSUD dr. Haryoto Lumajang,...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Kasus hukum yang sempat memanas dan menjadi sorotan publik di Kabupaten Lumajang, yang melibatkan Advokat Wiwin...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sorotan publik mengarah pada proyek pembangunan jembatan penyeberangan baru senilai Rp336,5 juta di lingkungan RSUD...

Komentar