Foto: Suasana Penutupan Diktukba TNI AD Gelombang III tahun anggaran 2026.
Foto: Suasana Penutupan Diktukba TNI AD Gelombang III tahun anggaran 2026.
MEMOonline.co.id. Jember- Sebanyak 368 siswa Bintara resmi menyelesaikan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026.
Upacara penutupan pendidikan dipimpin Komandan Rindam V/Brawijaya Brigjen TNI Mukhamad Albar, SE., MM., di Lapangan Secaba Rindam V/Brawijaya, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Jember, Kamis (3/9/2026).
Dalam amanat Pangdam V/Brawijaya selaku Inspektur Upacara, disampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pembentukan Bintara.
Pangdam menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang, mulai dari tahapan seleksi penerimaan hingga pendidikan pertama.
Selama kurang lebih lima bulan, para siswa ditempa melalui berbagai materi untuk meningkatkan kemampuan fisik, akademik, mental, serta pembentukan karakter sebagai prajurit TNI Angkatan Darat.
"Hasil yang kalian raih hari ini tidak datang secara tiba-tiba, namun melalui proses panjang mulai dari tahap seleksi penerimaan sampai dengan pendidikan pertama. Selama lima bulan kalian ditempa kemampuan fisik, akademik maupun mental untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Darat yang andal," ujar Pangdam.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya juga menyampaikan apresiasi kepada Komandan Rindam V/Brawijaya beserta seluruh tenaga pendidik dan tenaga pendukung pendidikan yang telah mencurahkan dedikasi serta kerja keras selama proses pendidikan berlangsung.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan pembentukan Bintara tidak terlepas dari konsistensi para pembina dalam memastikan seluruh tahapan pendidikan berjalan sesuai kurikulum dan standar yang telah ditetapkan.
Dengan berakhirnya pendidikan tersebut, sebanyak 368 Bintara muda kini memasuki fase baru sebagai prajurit TNI AD yang siap menjalankan tugas dan pengabdian di berbagai wilayah.
Para Bintara muda tidak hanya dituntut mampu menjalankan setiap perintah dan tugas, tetapi juga harus memiliki karakter, kompetensi, loyalitas, profesionalisme, serta integritas dalam setiap pengabdian.
Dari lapangan pendidikan menuju medan pengabdian, mereka membawa tanggung jawab baru sebagai prajurit TNI AD.
Seragam merupakan kehormatan, pangkat adalah tanggung jawab, sedangkan pengabdian merupakan jalan panjang yang harus dijalani dengan disiplin dan keteguhan hati.
Pesan mengenai pentingnya profesionalisme juga ditekankan kepada ratusan Bintara muda tersebut.
Mereka diharapkan mampu mengemban tugas dan kewajiban sebagai prajurit TNI AD dengan penuh tanggung jawab serta senantiasa menjunjung tinggi kehormatan dan nama baik satuan.
Penulis : Zainullah
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak