Kinerja Penyidik Polresta Sumenep Kembali Disorot Ketua Brigade 571 Madura, Kasus Dilaporkan Sejak 2021 Tak Kunjung Tuntas

Foto: Sarkawi, Ketua Brigade 571 TMP Wilayah Madura
85
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep- Penanganan kasus yang dilaporkan Ketua Brigade 571 TMP Wilayah Madura, Sarkawi, ke kepolisian sejak 18 Juni 2021 hingga kini belum menemui titik akhir.

Sarkawi menilai proses penanganan perkara tersebut berjalan cukup panjang dan mempertanyakan langkah penyidik Polresta Sumenep.

Menurut Sarkawi, setelah melalui proses pemeriksaan dan penyelidikan, dirinya menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) hingga yang ke-11.

Dalam proses tersebut, penyidik telah melaksanakan gelar perkara pada 14 November 2024.

Dari hasil gelar perkara itu, kata Sarkawi, penyidik menemukan adanya peristiwa pidana.

Selanjutnya, perkara tersebut ditingkatkan melalui Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/B/288/XI/2024/SPKT/Polres Sumenep/Polda Jawa Timur, tertanggal 19 November 2024.

Kemudian diterbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Sp-Sidik/1131/XL/2024 tertanggal 25 November 2024.

Memasuki SP2HP ke-23 tertanggal 21 Mei 2026, penyidik baru menyampaikan perkembangan proses penyidikan, termasuk rencana pemeriksaan tambahan terhadap sejumlah pihak.

Dalam perkembangan tersebut, penyidik melakukan pemeriksaan tambahan terhadap pelapor Sarkawi dan terlapor, termasuk Kepala Desa Kalianget Timur serta Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget.

Penyidik juga menyampaikan akan meminta pendapat ahli hukum pidana serta menyusun bahan paparan untuk selanjutnya menjadwalkan gelar perkara tahap kedua.

Sementara dalam SP2HP ke-24 tertanggal 24 Agustus 2026, penyidik menyampaikan bahwa pemeriksaan ahli hukum pidana dari Universitas Wiraraja Sumenep telah dilakukan dan gelar perkara juga telah dilaksanakan.

Namun, berdasarkan hasil gelar perkara tersebut, Polresta Sumenep masih memerlukan pendalaman terhadap keterangan ahli yang dinilai berkompeten di bidangnya.

Beberapa pihak yang disebut akan dimintai pendapat antara lain BPSPL Jawa Timur dan KPLP Jawa Timur.

Selain itu, penyidik juga berencana meminta pendapat ahli hukum pidana dari luar Kabupaten Sumenep.

Hal tersebut sebagaimana tercantum dalam SP2HP ke-24 yang diterima pelapor.

Perkembangan terbaru itu kemudian mendapat reaksi dari Sarkawi. Ia mempertanyakan lamanya proses penanganan perkara dan menilai penyidikan terkesan berlarut-larut.

“Saya menilai kasus ini seperti diulur-ulur, padahal menurut saya sudah lebih dari dua alat bukti,” ujar Sarkawi kepada media.

Sarkawi mengatakan, pihaknya berencana menyampaikan pengaduan kepada Ombudsman, Irwasda Polda Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur, serta Propam Polda Jatim dan Propam Polresta Sumenep.

Menurut dia, langkah tersebut ditempuh sebagai bentuk upaya meminta pengawasan terhadap proses penanganan perkara.

Sarkawi juga menegaskan, apabila penyidik Polresta Sumenep menilai perkara tersebut tidak memenuhi unsur untuk dilanjutkan, dirinya meminta agar kepolisian mengambil keputusan secara tegas sesuai ketentuan hukum.

“Kalau memang penyidik Polresta Sumenep tidak mampu menangani kasus tersebut, seharusnya diterbitkan SP3, sehingga perkara ini bisa ditangani oleh Polda,” tegas Sarkawi.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan lebih lanjut dari pihak Polresta Sumenep terkait tudingan adanya penguluran waktu dalam penanganan perkara tersebut.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Jember- Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (TAJEMTRA) 2026 akan dilaksanakan pada hari Sabtu 5 September...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penyaluran solar bersubsidi kepada PT PNE di wilayah Pagerungan, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Kejaksaan Negeri Kota Batu resmi menetapkan Agus Suyadi, mantan Kepala UPT Pasar Induk Among Tani, sebagai tersangka...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebanyak 368 siswa Bintara resmi menyelesaikan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD Gelombang III Tahun...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Ribuan masyarakat bersama pelajar mengikuti Sumenep Bersholawat bersama Majelis Attaufiq di Stadion A. Yani Sumenep, Kamis...

Komentar