SPPG Yayasan Rizki Haqiqi Sumenep Beri Klarifikasi Soal Label Ompreng MBG, Siap Lakukan Pembenahan

Foto: Label Ompreng MBG
10
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Rizki Haqiqi Campaka, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, memberikan hak jawab sekaligus klarifikasi atas pemberitaan sebelumnya terkait dugaan pengabaian instruksi Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai pelabelan pada ompreng Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pengelola SPPG Yayasan Rizki Haqiqi, Sudahri, menegaskan pihaknya tidak bermaksud mengabaikan ketentuan maupun standar pelaksanaan program MBG.

Menurut Sudahri, informasi mengenai makanan yang diberikan kepada peserta didik, khususnya terkait kandungan gizi, selama ini telah disampaikan kepada pihak sekolah melalui Penanggung Jawab (PIC).

“Informasi kandungan gizi sudah kami berikan kepada masing-masing PIC sekolah melalui pamflet digital setiap hari,” ujar Sudahri.

Ia menegaskan, informasi mengenai kandungan makanan bukan berarti tidak tersedia atau tidak disampaikan kepada pihak sekolah.

Selama ini, informasi tersebut telah diberikan melalui mekanisme komunikasi dengan PIC masing-masing sekolah.

Namun demikian, pihak SPPG menyadari pentingnya memastikan mekanisme penyampaian informasi di lapangan tetap sesuai dengan petunjuk teknis dan arahan yang ditetapkan BGN.

Karena itu, SPPG Yayasan Rizki Haqiqi menyatakan siap melakukan penyesuaian mekanisme pelabelan apabila ketentuan BGN mengharuskan informasi tertentu ditempelkan secara langsung pada penutup ompreng.

Siap Lakukan Pembenahan

Sebagai tindak lanjut, Yayasan Rizki Haqiqi akan melakukan pembenahan pada distribusi berikutnya dengan menempelkan label secara langsung pada ompreng sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut diharapkan dapat memudahkan informasi mengenai makanan dan kandungan gizinya diketahui saat makanan didistribusikan kepada sekolah maupun ketika diterima oleh para siswa.

Menurut pihak SPPG, langkah tersebut merupakan bagian dari evaluasi internal dan tidak berarti selama ini program MBG tidak memberikan informasi kepada pihak sekolah.

SPPG Yayasan Rizki Haqiqi juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan program MBG dengan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari keamanan pangan, kebersihan, kualitas makanan, informasi gizi, pengemasan hingga distribusi.

Meminta Pemberitaan Berimbang

Pihak SPPG Yayasan Rizki Haqiqi menghormati fungsi media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Namun, pihaknya berharap setiap pemberitaan mengenai pelaksanaan program MBG dapat memberikan ruang yang cukup kepada pihak yang diberitakan untuk menyampaikan penjelasan.

Klarifikasi tersebut disampaikan agar masyarakat memperoleh informasi secara utuh mengenai persoalan pelabelan ompreng MBG di SPPG Yayasan Rizki Haqiqi Campaka.

Pihak SPPG juga membuka ruang komunikasi dengan pihak terkait apabila diperlukan evaluasi maupun klarifikasi lebih lanjut mengenai penerapan petunjuk BGN di lapangan.

Dengan adanya pembenahan tersebut, SPPG Yayasan Rizki Haqiqi berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi para siswa sebagai penerima program.

Penulis     :    Jadi Petir

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lumajang mencatatkan hasil gemilang dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Pemimpinan Pengadilan Negeri (PN) Probolinggo resmi...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Praktik pemotongan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bersumber dari aspirasi Anggota DPR RI di wilayah...

MEMOonline.co.id. Jember- Pelaksanaan berbagai Festival karnaval terbukti meningkatkan omzet dan memperluas pasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Keberhasilan puluhan pecatur muda dari berbagai kelompok usia meraih prestasi di Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Catur...

Komentar