‎Mahasiswa UGM KKN Hijaukan Sumber Mata Air Celok Elang, Ratusan Pohon Ditanam Demi Edukasi Konservasi Sejak Dini

Foto : Pelaksanaan penanaman pohon di lokasi kegiatan
15
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang tergabung dalam Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mbrasak Klakah menggelar aksi penghijauan di kawasan Sumber Mata Air Celok Elang, Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Senin (27/7/2026).

Mengusung tema "Penanaman Pohon Bersama dan Penyuluhan Kehutanan untuk Anak Usia Dini", kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga memberikan edukasi lingkungan kepada anak-anak sebagai upaya menumbuhkan kesadaran menjaga alam sejak usia dini.

Koordinator Tim KKN Mbrasak Klakah, Reyhan Jauza Dani Firmansyah, mengatakan kawasan lereng Gunung Lemongan dipilih karena memiliki peran penting sebagai daerah resapan dan penyangga sumber mata air bagi masyarakat sekitar.

"Kami ingin ikut menjaga kelestarian Sumber Mata Air Celok Elang melalui penghijauan sekaligus menanamkan kepedulian lingkungan kepada generasi muda agar upaya konservasi ini dapat terus berlanjut," ujar Reyhan.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Kepala Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Wilayah Lumajang Achmad Achyani, S.Hut., M.M., Asper Klakah Gatot yang mewakili Waka SPKH Perhutani Lumajang, Sekretaris Camat Klakah Luqman, jajaran Polsek dan Koramil Klakah, Pemerintah Desa Papringan, tokoh masyarakat, serta ratusan siswa SDN Papringan 1 dan SDN Papringan 2.

Berbagai jenis pohon bernilai konservasi dan ekonomi ditanam dalam kegiatan tersebut, seperti beringin, durian, rambutan, mangga, pete, jambu, pinang, kopi, manggis, dan alpukat.

Sebanyak 47 bibit pohon merupakan bantuan dari Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, dua bibit pohon beringin disumbangkan oleh keluarga almarhum Kyai Safaat sebagai upaya mengembalikan identitas khas kawasan, sementara lebih dari 100 bibit lainnya dibawa oleh para siswa yang turut berpartisipasi dalam aksi penghijauan.

Selain penanaman pohon, mahasiswa UGM juga menggelar penyuluhan kehutanan secara interaktif.

Materi yang disampaikan meliputi pentingnya hutan sebagai penjaga sumber air, peran pohon dalam mencegah bencana seperti erosi dan longsor, hingga cara merawat tanaman agar tumbuh optimal.

Kepala Desa Papringan, Abdul Aziz, mengapresiasi kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"Kami berharap seluruh pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik sehingga mampu menjaga debit sumber mata air, mencegah erosi di lereng Gunung Lemongan, serta menjadi warisan lingkungan yang bermanfaat bagi generasi mendatang," katanya.

Melalui kegiatan ini, Tim KKN UGM menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan dan pendampingan pascatanam guna memastikan keberhasilan penghijauan serta keberlanjutan upaya konservasi di kawasan Sumber Mata Air Celok Elang.

Penulis     :    Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Persetujuan Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Penanganan kasus dugaan penyalahgunaan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) yang dikelola PT Asia Madura kembali...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengakselerasi kinerja birokrasi memasuki semester akhir pelaksanaan program...

MEMOonline.co.id. Surakarta- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Kajian Jurnalis Independen Indonesia (AKJII) mendesak Presiden Prabowo Subianto...

MEMOonline.co.id. Jember- Penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang memasuki usia ke-24 tidak hanya menjadi panggung seni busana dan budaya...

Komentar