Bupati Fauzi Dorong ASN di Sumenep Jadi Pelopor Transaksi Digital Lewat Program QRIS Rp1

Foto: Pengenalan Transaksi Digital Lewat Program QRIS Rp1
45
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep- Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mempercepat digitalisasi transaksi keuangan memasuki babak baru.

Berkolaborasi dengan Bank Jatim Cabang Sumenep, pemerintah menghadirkan program belanja kuliner cukup membayar Rp1 melalui QRIS, sebuah inovasi yang langsung diserbu ratusan aparatur sipil negara (ASN) pada kegiatan Jumat Sehat dan Jumat Bersih, Jumat (17/7/2026).

Program tersebut bukan sekadar promosi pembayaran digital, tetapi menjadi strategi membangun kebiasaan transaksi non-tunai di lingkungan birokrasi sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital yang melibatkan pelaku UMKM lokal.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Pemkab Sumenep itu dihadiri Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., jajaran Bank Jatim Cabang Sumenep, para asisten, kepala OPD, pejabat administrator, pejabat fungsional, hingga ratusan ASN.

Dalam arahannya, Bupati Achmad Fauzi menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital bergantung pada kesiapan aparatur pemerintah sebagai contoh bagi masyarakat.

"ASN harus menjadi pelopor penggunaan QRIS. Semakin terbiasa menggunakan transaksi digital, semakin cepat pula masyarakat ikut beradaptasi dengan sistem pembayaran yang aman, praktis, dan efisien," kata Fauzi.

Melalui aplikasi JConnect Bank Jatim, para ASN melakukan pembayaran menggunakan QRIS untuk memperoleh aneka makanan dan minuman yang disediakan pelaku UMKM.

Dengan tarif simbolis Rp1, peserta tidak hanya menikmati sajian kuliner lokal, tetapi juga merasakan langsung kemudahan bertransaksi secara digital.

Menurut Fauzi, digitalisasi pembayaran harus berjalan beriringan dengan penguatan sektor usaha mikro. Semakin luas penggunaan QRIS, semakin besar pula peluang UMKM meningkatkan omzet dan memperluas jangkauan pasar.

"Kami ingin digitalisasi berjalan seiring dengan penguatan UMKM. Ketika masyarakat semakin terbiasa bertransaksi secara digital, maka peluang usaha pelaku UMKM juga akan semakin besar," ujarnya.

Usai memberikan arahan, Bupati bersama Wakil Bupati dan pimpinan Bank Jatim meninjau satu per satu stan kuliner. Antusiasme ASN terlihat dari antrean panjang di hampir seluruh stan yang melayani transaksi menggunakan QRIS.

Di sela peninjauan, Bupati juga berdialog dengan para pelaku UMKM dan peserta untuk memastikan seluruh proses pembayaran digital berjalan lancar. Momen tersebut sekaligus menjadi indikator meningkatnya penerimaan transaksi non-tunai di lingkungan pemerintahan.

Melalui kolaborasi bersama Bank Jatim, Pemkab Sumenep menargetkan penggunaan QRIS tidak hanya berkembang di kalangan ASN, tetapi juga semakin masif di masyarakat.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan digital, memperkuat daya saing UMKM, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis teknologi.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan ekonomi lokal...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Kegiatan Serap...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Keputusan Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lumajang, bersama Camat...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Sekolah Menengah Atas Nahdlatul Ulama (SMANU) Sumenep menggelar Seminar Sekolah Ramah Anak sekaligus Deklarasi Anti...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang istri di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi melaporkan suaminya ke Polresta Sumenep atas dugaan tindak...

Komentar