Bupati Fauzi Minta OPD Fokus Lindungi Sektor Pertanian Saat Kemarau

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo
54
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan dengan bergerak cepat menghadapi musim kemarau.

Setelah menetapkan status siaga kekeringan, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo langsung menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memprioritaskan perlindungan sektor pertanian.

Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan dampak musim kemarau, khususnya terhadap ketersediaan air, jaringan irigasi, serta keberlangsungan produksi pangan yang menjadi penopang utama perekonomian masyarakat.

Bupati Achmad Fauzi menegaskan seluruh OPD harus bergerak lebih awal dan memperkuat koordinasi agar setiap potensi persoalan selama musim kemarau dapat segera diantisipasi sebelum berdampak luas terhadap petani.

"Sektor pertanian harus benar-benar mendapatkan perhatian maksimal saat memasuki musim kemarau. Mulai dari hasil panen, ketersediaan air hingga irigasi harus menjadi fokus bersama agar produktivitas petani tetap terjaga," tegasnya.

Menurut Fauzi, perlindungan terhadap sektor pertanian tidak hanya bertujuan menjaga hasil panen, tetapi juga mempertahankan ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah.

Pasalnya, sebagian besar masyarakat Sumenep menggantungkan mata pencaharian pada sektor tersebut.

Kabupaten Sumenep sendiri memiliki potensi lahan pertanian lebih dari 103 ribu hektare dan menjadi salah satu daerah penghasil komoditas pertanian penting di Jawa Timur.

Komoditas unggulannya meliputi padi, jagung, kacang hijau, cabai merah besar, bawang merah, tomat, mentimun, hingga sektor peternakan yang tersebar di hampir seluruh kecamatan.

Karena itu, Pemkab Sumenep memastikan berbagai program pendukung pertanian akan terus dioptimalkan agar aktivitas budidaya tetap berjalan dan hasil produksi tidak mengalami penurunan signifikan meski dihadapkan pada ancaman kekeringan.

"Pemkab akan terus mengoptimalkan berbagai program pendukung pertanian agar produktivitas tetap terjaga meski dihadapkan pada ancaman musim kemarau. Menjaga sektor pertanian berarti menjaga ketahanan pangan sekaligus melindungi kesejahteraan masyarakat Sumenep," pungkasnya.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Sumenep menegaskan persoalan kekeringan, kerusakan infrastruktur, dan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kecelakaan laut terjadi di perairan Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Kamis (9/7/2026) sekitar...

MEMOonline.co.id. Jakarta- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menetapkan kebijakan reaktivasi keanggotaan hingga 31 Desember 2026 sebagai...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang melangkah tegas memperkuat fondasi tata kelola pemerintahan demi pelayanan publik yang...

MEMOonline.co.id. Surabaya- Mencuatnya berbagai pemberitaan mengenai dinamika hubungan antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Kejaksaan...

Komentar