Foto: dr. Aminuddin Walikota Probolinggo Menyematkan Selempang Pemenang
Foto: dr. Aminuddin Walikota Probolinggo Menyematkan Selempang Pemenang
MEMOonline.co.id. Probolinggo- Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menghadiri acara Grand Final Pemilihan Duta GenRe (Generasi Berencana) Kota Probolinggo Tahun 2026, sekaligus meresmikan SIGAP PRO (Sinergi Gerakan ASN dan Masyarakat untuk Penanganan Stunting di Kota Probolinggo), Kamis (9/7/2026) di Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo.
Pemilihan Duta GenRe (Generasi Berencana) diinisiasi oleh BKKBN yang diselenggarakan di berbagai daerah. Ajang ini jadi wadah bagi remaja berusia 10-24 tahun yang belum menikah untuk menjadi role model.
Para duta bertugas mengedukasi rekan sebaya mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan masa depan, serta pencegahan triad KRR (menjauhi pernikahan dini, seks bebas, dan NAPZA) demi mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala Dinkes PPKB Kota Probolinggo dr. Intan Sudarmadi menyampaikan, generasi yang sehat, berkarakter, dan mampu merencanakan kehidupan berkeluarga secara matang merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju. Oleh karena itu, upaya percegahan stunting, khususnya pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), menjadi salah satu prioritas yang harus dilakukan bersama.
"Kota Probolinggo terus menunjukkan kemajuan dalam upaya percepatan penurunan stunting. Per Desember 2025, prevalensi stunting di Kota Probolinggo tercatat sebesar 9,56% atau sebanyak 1.803 balita, menurun dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 9,88%," jelasnya.
Sebagai bentuk penguatan percepatan penurunan stunting, Pemerintah Kota Probolinggo juga meluncurkan SIGAP PRO (Sinergi Gerakan ASN dan Masyarakat Tangani Stunting Kota Probolinggo) sebagai dukungan terhadap Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), salah satu dari lima program prioritas nasional BKKBN.
Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Jawa Timur, Shodiqin, memberikan apresiasi atas peluncuran SIGAP PRO, sebuah inovasi daerah yang memperkuat percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi berbagai pihak.
Perlu diketahui, dari target nasional Program GENTING, Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Jawa Timur memperoleh target pendampingan terhadap 81.000 keluarga sasaran, yang kemudian didistribusikan kepada seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Khusus untuk Kota Probolinggo, target keluarga sasaran Program GENTING sebanyak 951 keluarga.
"Alhamdulillah, hingga hari ini capaian Kota Probolinggo telah mencapai 160 persen dari target yang ditetapkan. Capaian ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan dan menjadi salah satu yang terbaik di Provinsi Jawa Timur," ungkapnya.
Wali Kota Probolinggo pun sedikit bercerita tentang inovasi SIGAP PRO. Menurutnya, program ini turut mendukung visi Indonesia Emas yang nantinya membutuhkan peran generasi muda dan tentunya harus dikembangkan sejak dini.
"Di akhir 2025, saya konsen untuk pengentasan stunting ini, maka waktu itu keluarlah ide SIGAP PRO ini, dan bebarengan bapak Menteri mengeluarkan program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting)," ungkapnya.
Hal tersebut merupakan suatu pengembangan agar anak stunting ini bisa dikendalikan dengan baik, dimana Presiden ingin anak – anak Indonesia begitu memasuki usia produktif yakni usia 18 – 20 tahun betul – betul bisa berproduksi, memberikan kontribusi positif kepada negara, apakah itu sebagai pekerja, apakah itu sebagai pemikir, atau sebagai pemimpin.
"Saya mengajak seluruh ASN Pemerintah Kota Probolinggo untuk menjadikan SIGAP PRO bukan sekedar program, tetapi menjadi budaya gotong royong yang tumbuh dalam setiap diri ASN. Saya juga mengajak dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, komunitas, dan seluruh masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam gerakan mulia ini," ajaknya.
Wali kota pun berharap melalui Duta GenRe, dapat lahir figur - figur muda yang mampu menjadi pelopor, motivator, sekaligus edukator bagi teman sebayanya, bukan hanya menjadi simbol tetapi menjadi agen perubahan untuk menjauhi perilaku beresiko, seperti menunda usia perkawinan sampai usia ideal, menghindari penyalahgunaan narkoba, serta membangun karakter yang kuat.
Sementara Duta GenRe Kota Probolinggo Tahun 2026 terpilih, Muhammad Adhiyatma Arkananta Wirawan (Nanjing Tech University China) dan Nadira Putri Aretha Hidayat (SMAN 1 Probolinggo) yang akan mengemban tugas selama setahun ke depan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Forkopimda Kota Probolinggo, Sekda Kota Probolinggo, perwakilan TP PKK Kota Probolinggo, kepala perangkat daerah hingga camat dan lurah.
Penulis : Agus
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak