Foto : Ilustrasi pencuri di Rusunawa Lumajang
Foto : Ilustrasi pencuri di Rusunawa Lumajang
MEMOonline.co.id. Lumajang- Peristiwa pahit mendera internal DPKP (Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman) Kabupaten Lumajang. Uang raib dilingkungan 'Rusunawa' terangkat ke permukaan, Kamis (4/6/2026).
Keluh warga saat itu dilampiaskan ke akun Facebook Sambat Bunda (Bupati Lumajang). Meminta peristiwa tersebut didengar oleh Bupati Lumajang.
Dalam unggahannya, aku. @Husnul Khotimah menulis alur peristiwa, menyebut Bupati Lumajang, meminta atensi sebab, terduga dalang dibalik raibnya uang tersebut merupakan oknum pegawai setempat, masih bekerja aktif dan dirasa meresahkan.
"Kali ini sy menyampaikan bahwa kemarin ada berita warga rusunawa yg kehilangan uangnya, senilai kurang lebih 2,5juta dan sudah terkonfirmasi pelaku dan pihak korban, dan oknumnya sendiri pegawai dari kantor dinas perumahan rusunawa sendiri, mohon segera ditindak lanjuti jng sampai oknum tersebut masih bekerja secara aktif sehingga menimbulkan ketidak nyamanan dan ke khawatiran penghuni. terimakasih," tulisnya dikutip.
Dikonfirmasi media, Iin Suharyati, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman mengiakan adanya peristiwa tersebut. Ditanya terduga pelaku oknum di DPKP turut diiakan.
"Tenaga outsourcing di DPKP bagian kebersihan yang disediakan oleh salahsatu CV. Dari dinas sudah mengambil tindakan tegas, saat ini sudah kami bebas tugaskan," kata Iin melalui saluran selular.
Diperjelas, Iin menyebutkan jika saat dikonfirmasi dan dimediasi, oknum tersebut mengakui.
"Dinas sudah mengkonfirmasi dan melakukan mediasi pada yang bersangkutan. Pelaku sudah siap mengembalikan. Tapi dari kami tindakan tegas," imbuhnya.
Terpisah, media mencatat jika oknum pegawai outsourcing tersebut disediakan oleh CV. Bintang Jaya.
Junaedi Direktur CV. Bintang Jaya mengiakan dan menegaskan jika yang bersangkutan sudah dipecat.
"Karena juga yang bersangkutan ternyata sudah sering kali berulah," pungkasnya.
Penulis : Mas Her
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak