‎Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Yonif TP di Burno, Dorong Percepatan Pembangunan dan Dampak Ekonomi untuk Warga

Foto : Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A memfoto lokasi
116
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka meninjau lokasi rencana pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) tahap IV di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Rabu (3/6/2026).

‎ ‎Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Lumajang, Forkopimca Senduro, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta instansi terkait sebagai bentuk dukungan bersama terhadap kelanjutan pembangunan satuan strategis Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat di wilayah Kabupaten Lumajang.

‎ ‎Dalam arahannya, Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa kedatangannya bertujuan untuk melihat langsung kesiapan lokasi pembangunan sekaligus mengetahui berbagai kendala dan persoalan di lapangan, khususnya terkait lahan masyarakat yang terdampak pembangunan Yonif TP.

‎ ‎“Kedatangan kami di sini untuk meninjau langsung rencana pembangunan Yonif TP Desa Burno, sekaligus mengetahui berbagai kendala di lapangan, khususnya terkait lahan masyarakat yang terdampak pembangunan,” ujarnya.

‎ ‎Ia menekankan agar seluruh persoalan terkait status lahan dapat segera diselesaikan dan disosialisasikan secara terbuka kepada masyarakat demi menjaga kondusivitas wilayah.

‎ ‎“Terkait status lahan yang sudah direncanakan, mohon agar segera diselesaikan dan disosialisasikan kepada masyarakat, karena bagaimanapun wilayah ini adalah rumah kita bersama,” tegasnya.

‎ ‎Menurut Pangdam, pembangunan Yonif TP bukan hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga diyakini mampu membawa dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat sekitar. Kehadiran satuan baru nantinya diproyeksikan akan mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, pembangunan infrastruktur, hingga membuka peluang ekonomi baru di kawasan pedesaan.

‎ ‎“Di Kodam V/Brawijaya saat ini sudah berjalan empat tahap pembangunan Yonif TP, dan sesuai rencana akan ada 17 Yonif TP di Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Lumajang. Dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat tentunya akan sangat luar biasa,” ungkapnya.

‎ ‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembangunan Yonif TP tahap IV di Desa Burno, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, Perhutani, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama.

‎ ‎“Terima kasih kepada Forkopimda, Forkopimca, bapak Dandim 0821/Lumajang, pemerintah desa, Perhutani, tokoh agama dan tokoh adat atas dukungan yang diberikan demi kelancaran pembangunan Yonif TP ini,” pungkasnya.

‎ ‎Pembangunan Yonif TP di wilayah Senduro diharapkan menjadi tonggak baru penguatan ketahanan wilayah sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Lumajang.

Penulis     :    Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Masa tugas AKP Kevin Ibrahim, S.Tr.K., S.I.K. sebagai Kasat Lantas Polres Batu resmi berakhir. Selama 1 tahun 5 bulan 10...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Polres Batu Polda Jawa Timur menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran di...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang oknum Sekretaris Desa (Sekdes) di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, diduga merangkap jabatan sebagai Kepala...

MEMOonline.co.id. Sumenep-‎ Memasuki musim tanam tembakau 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep mengimbau para petani...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah...

Komentar