Masuk Musim Tanam Tembakau 2026, DKPP Himbau Para Petani di Sumenep Tetap Pertahankan Kualitas si Daun Emas

Foto: Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid
66
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep-‎ Memasuki musim tanam tembakau 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep mengimbau para petani agar menjaga kualitas tembakau sejak awal masa tanam demi menghasilkan “daun emas” berkualitas tinggi.

Sejumlah petani di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep bahkan mulai melakukan penyemaian benih seiring mulai masuknya musim kemarau tahun ini.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan musim kemarau menjadi momentum yang paling dinanti para petani tembakau di Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep.

“Kalau di Madura, khususnya Sumenep, musim kemarau memang sudah ditunggu para petani karena kami memiliki varietas unggulan berupa tembakau daun emas,” ujar Chainur Rasyid yang akrab disapa Inung, Rabu (3/6/2026).

Meski demikian, pihaknya mengingatkan para petani agar tetap memperhatikan kondisi cuaca dan menjaga kualitas tanaman sejak proses awal penanaman.

Menurutnya, faktor cuaca dan iklim sangat menentukan hasil panen tembakau.

“Dalam pertanian, cuaca dan iklim menjadi faktor penting. Saat ini masih ada wilayah yang mendung, sehingga petani harus mempertimbangkan kondisi iklim sebelum menanam,” katanya.

Inung berharap musim kemarau tahun ini mampu meningkatkan kualitas tembakau Sumenep yang selama ini dikenal memiliki pasar cukup besar dan bernilai tinggi.

“Dengan musim kemarau yang mulai masuk, harapannya kualitas tembakau semakin baik karena potensi dan permintaan pasar terhadap tembakau Sumenep cukup besar,” ungkapnya.

Berdasarkan data DKPP, luas lahan tembakau di Kabupaten Sumenep pada 2024 mencapai sekitar 18 ribu hektare.

Namun, pada 2025 mengalami penurunan menjadi sekitar 14 ribu hektare.

Pada musim tanam tahun ini, DKPP memperkirakan luas tanam tembakau berpotensi kembali meningkat karena ketersediaan lahan yang masih cukup luas, terutama di kawasan pegunungan dan wilayah tegal.

“Mudah-mudahan tahun ini bisa naik lagi karena potensi lahan cukup banyak, terutama di kawasan pegunungan dan wilayah tegal,” jelasnya.

Hasil koordinasi DKPP dengan para penyuluh pertanian menunjukkan sebagian masyarakat telah mulai melakukan penyemaian benih tembakau.

“Kami mendapat laporan dari penyuluh bahwa sudah ada masyarakat yang mulai melakukan penyemaian benih tembakau,” ujarnya.

DKPP berharap musim kemarau tahun ini berlangsung normal sehingga mampu menghasilkan tembakau berkualitas tinggi dengan harga jual yang menguntungkan petani.

“Harapan kami kualitas tembakau bagus, harganya juga bagus, dan cuaca tetap bersahabat sehingga tidak memengaruhi kualitas tembakau saat panen nanti,” pungkasnya.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Peristiwa kecelakaan yang dipicu kerusakan ruas jalan di Jalan Bromo masuk Desa Klanting Kecamatan Sukodono Lumajang,...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum untuk memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila benar-benar hadir...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Polemik dugaan jual beli lapak Pedagang Kaki Lima di Alun-Alun Kota Batu belum mereda. Desakan agar kasus ini tuntas...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Geliat pariwisata Kota Batu kembali terasa. Taman Rekreasi Selecta menjadi salah satu destinasi yang paling diburu...

Komentar