‎Emas IIF 2026, Bukti Siswa Lumajang Unggul dan Peduli Isu Lingkungan ‎

Foto : Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menerima audiensi bersama jajaran sekolah dan siswa di Ruang Mahameru Kantor Bupati.
20
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Prestasi siswa SMAN 1 Lumajang yang meraih medali emas pada ajang Invention and Innovation Fair 2026 (IIF) kategori Environmental Science dinilai sebagai indikator penting kualitas generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu-isu strategis masa depan.

‎ ‎Hal tersebut disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menerima audiensi bersama jajaran sekolah dan siswa di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Selasa (21/4/2026).

‎ ‎Menurutnya, keberhasilan di bidang inovasi, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan, menunjukkan bahwa pelajar mampu mengintegrasikan pengetahuan dengan kepekaan terhadap tantangan global.

‎ ‎“Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan yang menjadi bagian penting masa depan,” ujarnya.

‎ ‎Ia menambahkan, inovasi di bidang lingkungan menjadi relevan karena berkaitan langsung dengan keberlanjutan. Oleh karena itu, kemampuan siswa dalam merespons isu tersebut menjadi nilai tambah dalam membangun daya saing.

‎ ‎“Ke depan, tantangan tidak hanya soal pengetahuan, tetapi juga bagaimana kita mampu memberikan solusi. Inovasi seperti ini menjadi bagian dari jawaban,” jelasnya.

‎ ‎Kepala SMAN 1 Lumajang, Moh. Agus Wibisono, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari proses pembelajaran yang mendorong siswa untuk berpikir kritis dan solutif.

‎ ‎“Pendekatan pembelajaran kami dorong agar siswa mampu mengembangkan ide yang relevan dengan kebutuhan zaman, termasuk isu lingkungan,” ungkapnya.

‎ ‎Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember-Lumajang, Iwan Triyono, menilai prestasi tersebut mencerminkan arah positif pengembangan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada nilai, tetapi juga pada inovasi dan kontribusi nyata.

‎ ‎“Ini menunjukkan bahwa pembelajaran mulai mengarah pada penguatan kompetensi yang lebih luas, termasuk kepedulian terhadap isu strategis,” ujarnya.

‎ ‎Adapun siswa peraih medali emas tersebut adalah Dzaky Unggullabib Wicaksono, Adam Putra Firdaus, Alyssa Dini Widyaning Imannirmala, Jamila Ruchimah Putri, Jordy Satria Kencana Ardi, dan Qur’ansyah Assemargandy.

‎ ‎Pemerintah Kabupaten Lumajang memandang capaian ini sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan yang mendorong lahirnya generasi yang adaptif, inovatif, dan memiliki kesadaran terhadap tantangan global.

‎ ‎Dengan prestasi tersebut, diharapkan semakin banyak pelajar yang terdorong untuk mengembangkan inovasi yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Penulis     :    Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi dan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2026 diperingati secara khidmat dan meriah di Desa Krasak,...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum penguatan nilai kebangsaan sejak usia dini melalui pengenalan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Upaya Indonesia menekan timbulan sampah hingga 30 persen dan menangani 70 persen sampah pada 2025 tidak bisa hanya...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ekonomi Kabupaten Lumajang pada 2025 tumbuh 5,35 persen, melampaui capaian nasional 5,11 persen dan Jawa Timur 5,33...

Komentar