Polemik SDN Juluk II–TK Muslimat Al-Ansori Memanas, Disdik Sumenep Pastikan Tak ada Izin TK Baru

Foto: SDN Juluk II Saronggi Sumenep
33
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep- Polemik antara SDN Juluk II, Kecamatan Saronggi, dengan TK Muslimat Al-Ansori mencuat ke publik setelah lembaga pendidikan anak usia dini tersebut diminta meninggalkan ruang kelas yang telah ditempatinya selama puluhan tahun.

Kepala TK Muslimat Al-Ansori, Rukmina, mengungkapkan bahwa lembaganya menempati ruangan di SDN Juluk II berdasarkan arahan Dinas Pendidikan sejak awal berdiri.

Menurutnya, penempatan itu dilakukan melalui koordinasi dengan pengawas teknis pendidikan karena saat itu terdapat ruang kelas yang belum digunakan.

"Awalnya saya sempat menolak, tetapi setelah ada surat lanjutan dari dinas hingga ke yayasan, akhirnya kami menerima dan menempati ruangan tersebut," ujar Rukmina, Jumat (24/7/2026).

Ia menjelaskan, pada awalnya TK hanya menggunakan satu ruangan kosong.

Seiring bertambahnya kebutuhan, ruangan tersebut kemudian disekat agar dapat menunjang proses belajar mengajar.

Selama sekitar 26 tahun menempati lokasi tersebut, Rukmina mengaku tidak pernah menghadapi persoalan, meski telah beberapa kali terjadi pergantian kepala sekolah di SDN Juluk II.

"Selama bertahun-tahun tidak pernah ada masalah. Sudah berganti lima atau enam kepala sekolah, semuanya berjalan baik," katanya.

Persoalan mulai muncul saat SDN Juluk II dipimpin Kepala Sekolah Mahelli. Pada 2024, Rukmina dipanggil ke sekolah dan bertemu dengan jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, di antaranya Kabid SD Ardiansyah Ali Shochibi dan Kabid PAUD Lisa Bertha Soetedjo.

Dalam pertemuan tersebut, pihak dinas menyampaikan rencana penataan lembaga pendidikan sekaligus meminta dua ruang kelas yang selama ini digunakan TK Muslimat karena akan difungsikan sebagai laboratorium.

"Saya sempat menawarkan agar hanya satu ruangan yang dipindahkan sehingga masih bisa disekat seperti sebelumnya. Tetapi permintaan tetap harus dua ruangan dan tidak ada solusi lain," ungkapnya.

Rukmina mengaku keputusan tersebut membuatnya khawatir terhadap keberlangsungan lembaga serta nasib para guru swasta apabila TK Muslimat nantinya dinegerikan.

"Yang saya pikirkan justru guru-guru swasta. Kalau menjadi negeri, bagaimana nasib mereka? Karena itu saya harus berkonsultasi dengan yayasan," tuturnya.

Merasa tidak lagi memiliki tempat di SDN Juluk II, pihak yayasan akhirnya mengirimkan surat resmi untuk menarik operasional TK Muslimat Al-Ansori dari lingkungan sekolah tersebut.

Sementara itu, Kepala SDN Juluk II, Mahelli, belum memberikan penjelasan.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, ia hanya menyampaikan masih mengikuti rapat persiapan HUT Kemerdekaan RI dan akan memberikan keterangan setelahnya.

"Nanti saya hubungi, sekarang saya masih rapat persiapan lomba HUT RI," tulisnya.

Hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan hak jawab.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Mohammad Iksan, membenarkan adanya polemik tersebut. Ia mengaku telah memanggil dan menegur Kepala SDN Juluk II.

"Saya sudah menegur kepala sekolah. Kalau memang masih ada polemik antara SDN Juluk II dan TK Muslimat Al-Ansori yang sebelumnya menempati ruangan di sekolah itu, mengapa masih mendirikan TK lagi," tegas Iksan.

Sebagai langkah penyelesaian, Dinas Pendidikan memastikan tidak akan menerbitkan izin operasional bagi TK Juara hingga seluruh persoalan antara kedua lembaga tersebut diselesaikan.

"Saya tegaskan, izin operasional TK Juara tidak akan kami keluarkan selama polemik ini belum selesai dan semua persoalan belum dituntaskan," tandasnya.

Penulis     :    Tim/redaksi

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat pelayanan publik di bidang kesehatan sekaligus mempercepat pengentasan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- SDN Sumberejo 02 Kota Batu menghadirkan inovasi literasi bertajuk LASKAR JODA (Gelar Sehelai Tikar) sebagai upaya...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komitmen Kapolresta Sumenep, Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, dalam memperkuat kemitraan dengan insan pers terus...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komitmen Kapolresta Sumenep, Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, dalam memperkuat kemitraan dengan insan pers terus...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu melanjutkan agenda safari silaturahmi dengan insan pers melalui...

Komentar