Petani Tembakau di Sumenep Patut Bersyukur, Harga Impas 2026 Resmi Dinaikkan Pemerintah

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat Acara Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) 2026
39
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kabar baik datang bagi ribuan petani tembakau di Kabupaten Sumenep.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep resmi menetapkan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) 2026 dengan kenaikan pada seluruh jenis tembakau.

Kebijakan ini diharapkan memperkuat posisi tawar petani sekaligus menjaga keberlanjutan industri tembakau yang menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.

Penetapan TIHT dilakukan melalui pembahasan bersama pemerintah daerah, perwakilan petani, pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan.

Hasilnya, harga impas tembakau gunung, tegal, hingga sawah seluruhnya mengalami kenaikan dibandingkan musim panen tahun sebelumnya.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, penetapan harga impas bukan sekadar menentukan angka, melainkan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada petani sebagai ujung tombak sektor pertembakauan.

"Harga titik impas ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah kepada petani. Kami ingin seluruh pihak menjadikan petani sebagai prioritas, karena mereka adalah pejuang yang menjaga roda perekonomian daerah tetap bergerak," ujar Bupati, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, kemajuan sektor tembakau tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga memperkuat industri rokok lokal yang selama ini terus didorong oleh Pemkab Sumenep.

"Kami terus mendorong berkembangnya industri rokok lokal. Ketika industrinya semakin kuat, kebutuhan bahan baku tembakau otomatis meningkat.

Dampaknya, persaingan membeli tembakau akan semakin sehat sehingga harga di tingkat petani berpotensi berada di atas harga impas yang telah ditetapkan," jelasnya.

Bupati juga optimistis musim panen tembakau 2026 akan memberikan keuntungan lebih besar bagi petani.

Pasalnya, luas tanam tahun ini diperkirakan hanya sekitar 12 ribu hektare, lebih rendah dibandingkan dua tahun sebelumnya, sementara kebutuhan industri terhadap tembakau tetap tinggi.

"Dengan luas tanam yang lebih sedikit dan permintaan industri yang tetap besar, saya yakin akan terjadi persaingan dalam menyerap hasil panen petani. Kondisi ini menjadi peluang agar harga jual tembakau semakin baik," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumenep Chainur Rasyid menjelaskan, besaran TIHT ditetapkan berdasarkan perhitungan komprehensif terhadap biaya produksi dan komponen usaha tani yang dibahas bersama seluruh pemangku kepentingan.

"Penetapan harga impas dilakukan melalui proses penghitungan yang objektif dan melibatkan berbagai unsur. Hasilnya diharapkan menjadi acuan bagi petani maupun pelaku usaha dalam menjalankan tata niaga tembakau pada musim panen 2026," katanya.

Berdasarkan keputusan tersebut, TIHT tembakau gunung ditetapkan sebesar Rp69.489 per kilogram, naik sekitar 2,30 persen dibandingkan tahun lalu.

Tembakau tegal naik menjadi Rp64.765 per kilogram atau meningkat sekitar 2,61 persen.

Sementara itu, tembakau sawah mencatat kenaikan tertinggi, yakni menjadi Rp48.533 per kilogram, meningkat sekitar 5,08 persen dibandingkan musim panen 2025.

Menurut Chainur, kenaikan harga impas tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi tawar petani di tengah tingginya kebutuhan industri terhadap bahan baku tembakau berkualitas.

Pemkab Sumenep optimistis kebijakan ini akan menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas tata niaga tembakau sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani pada musim panen 2026.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Tim Tindak Pidana Korupsi Polres Batu melimpahkan berkas perkara tahap dua kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Mantan Kepala UPT Pasar Induk Among Tani, Agus Suyudi, menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu,...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Polres Batu mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Usaha Pedesaan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Polemik antara SDN Juluk II, Kecamatan Saronggi, dengan TK Muslimat Al-Ansori mencuat ke publik setelah lembaga pendidikan...

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat pelayanan publik di bidang kesehatan sekaligus mempercepat pengentasan...

Komentar