Semangat Kartini, Anak PAUD Lumajang Dikenalkan Budaya dan Kebhinekaan Sejak Dini ‎

Foto: Tim
20
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum penguatan nilai kebangsaan sejak usia dini melalui pengenalan keberagaman budaya.

PAUD Terpadu Sakinah Lumajang menggelar lomba fashion show bertema Srikandi Nusantara yang menampilkan ragam busana adat sebagai sarana edukasi identitas budaya bagi anak-anak.

‎ ‎Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Arya Wiraraja, Kamis (23/4/2026) tersebut menghadirkan peserta didik yang tampil mengenakan pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.

Melalui pendekatan ini, anak-anak tidak hanya belajar tampil percaya diri, tetapi juga dikenalkan pada kekayaan budaya bangsa secara konkret dan menyenangkan.

‎ ‎Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa pengenalan budaya sejak dini menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi yang memiliki jati diri kuat.

‎ ‎“Inilah srikandi-srikandi cilik yang sejak dini dikenalkan pada budaya bangsa, sehingga tumbuh rasa bangga sebagai bagian dari Indonesia,” ujarnya.

‎ ‎Ia menambahkan, kegiatan berbasis budaya seperti ini menjadi media efektif untuk menanamkan nilai kebangsaan secara kontekstual, bukan sekadar teori.

‎ ‎Melalui busana adat yang dikenakan, anak-anak diajak mengenal identitas budaya, memahami keberagaman, serta menumbuhkan rasa hormat terhadap perbedaan.

Proses ini menjadi fondasi penting dalam membangun sikap toleransi dan kebhinekaan di masa depan.

‎ ‎“Anak-anak belajar bahwa Indonesia itu beragam, dan keberagaman itu adalah kekuatan yang harus dijaga,” tambahnya.

‎ ‎Selain sebagai ajang ekspresi, kegiatan ini juga memperkuat peran pendidikan anak usia dini dalam menanamkan nilai-nilai dasar kebangsaan.

Dukungan orang tua dan guru turut menjadi faktor penting dalam membentuk pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak.

‎ ‎Dengan pendekatan tersebut, peringatan Hari Kartini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga ruang edukasi untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa.

Upaya ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya percaya diri, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan dan kebanggaan terhadap warisan budaya Indonesia.

Penulis     :    Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Upaya Indonesia menekan timbulan sampah hingga 30 persen dan menangani 70 persen sampah pada 2025 tidak bisa hanya...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ekonomi Kabupaten Lumajang pada 2025 tumbuh 5,35 persen, melampaui capaian nasional 5,11 persen dan Jawa Timur 5,33...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengantisipasi potensi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi dalam...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kekhawatiran masyarakat terhadap dampak geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah, mulai memicu keresahan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan penyesuaian kebijakan pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) menyusul terbitnya...

Komentar