Foto: Puing-puing bekas rumah ambruk milik kakek tosan.
Foto: Puing-puing bekas rumah ambruk milik kakek tosan.
MEMOonline.co.id. Jember- Rumah milik Tosan (71), warga Dusun Jeding, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, ambruk setelah diterjang angin kencang disertai hujan deras pada Sabtu malam (30/2/2026).
Peristiwa tersebut diduga akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dan tidak layak huni.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu karena rumah dalam keadaan kosong.
Saat peristiwa terjadi, Tosan diketahui berada di rumah anaknya yang berdampingan dengan rumah miliknya.
Tosan menuturkan, rumahnya roboh secara tiba-tiba usai diterpa angin dan hujan deras.
Dengan mata berkaca-kaca, ia mengaku belum mampu memperbaiki rumahnya karena keterbatasan biaya.
“Rumah ini sudah tua. Mau diperbaiki tapi tidak punya uang. Ambruk setelah angin dan hujan besar,” ujar Tosan lirih.
Di sisa usianya, ia berharap mendapat bantuan perbaikan rumah agar bisa tinggal dengan aman dan nyaman tanpa khawatir atap bocor atau bangunan kembali roboh.
“Jangankan program bedah rumah, bantuan lain saja belum pernah dapat. Sampai hari ini belum ada dari pemerintah yang datang,” ungkapnya.
Sementara itu, Tuyami, anak Tosan, mengaku sempat mendengar suara keras dari arah samping rumah saat hujan deras dan angin kencang melanda.
Tanpa berpikir panjang, ia langsung berlari keluar dan melihat rumah ayahnya sudah bergoyang sebelum akhirnya roboh.
“Hujan dan angin kencang, saya langsung lari ke samping. Ternyata rumah Pak Tosan sudah bergoyang sebelum ambruk. Alhamdulillah ada seorang bapak yang mengaku relawan, tanpa komunitas, membantu Pak Tosan,” kata Tuyami.
Penulis : Zainullah
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak