Demi Masyarakat! Bunda Indah dan Mas Wabup Lumajang Rutin Ngantor di Kecamatan Terpadu Dua Kali Sepekan

Foto : Bupati Lumajang, mengganti sepatu pelajar yang rusak, dengan sepatu baru.
378
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemkab Lumajang di era kepemimpinan Ir. Hj. Indah Amperawati (Bunda Indah) dan Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, memiliki terobosan jitu.

Berakses langsung dengan masyarakat, Bunda Indah dan Mas Yudha rutin dua kali sepekan (Selasa dan Rabu), melalui kegiatan Setor Madu (Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu).

Berpindah bergiliran, pasca kemarin di Kecamatan Pasrujambe, kali ini kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Jatiroto, tercatat yang ke 12, Rabu (10/9/2025).

Tegasnya, kegiatan bakal dilakukan hingga tuntas masa jabatannya, memimpin Kabupaten Lumajang.

Ia memastikan pemerintahan berjalan baik, berikut masyarakat mendapatkan pelayanan maksimal, baik ditingkat kecamatan maupun desa.

"Pelayanan publik tidak cukup hanya mengandalkan saluran pengaduan melalui media sosial, WhatsApp, atau kanal resmi pemerintah. Saya harus turun langsung, mendengar langsung dari masyarakat," ucapnya.

Menurutnya, kegiatan ini (Setor Madu -red) menjadi wadah bagi Bunda Indah, mengetahui secara pasti, aspek kehidupan masyarakat baik disisi perekonomian, pelayanan dasar dan bantuan sosial yang belum tepat sasaran.

Datang ke sekolah, Bunda Indah masih saja menemukan beberapa pelajar yang masih menggunakan sepatu rusak.

Bunda Indah pun menyiapkan sepatu baru, agar anak-anak bisa lebih termotivasi.

“Di setiap sekolah pasti ada sepatu jebol, ini harus kita ganti supaya mereka tambah semangat,” imbuhnya.

Tentang keamanan, Bunda Indah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat.

"Kita tidak bisa menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian, karena keterbatasan SDM dan luasnya wilayah. Maka, mari bergandengan tangan menjaga wilayah kita,” tukasnya.

Bunda Indah meminta kepala desa, sedianya bisa mendorong warganya lebih waspada serta mengaktifkan kembali pos jaga warga.

Tahun 2026, upaya penguatan keamanan juga akan didukung dengan pemasangan CCTV yang dibiayai dari dana dusun.

Selebihnya, politisi Partai Gerindra itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur sipil negara, kepala desa, dan masyarakat yang telah bekerja keras bersama-sama menjaga Lumajang.

Penulis     :    Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Jakarta- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka peluang kolaborasi dengan GERTANUSA Foundation untuk memperkuat...

MEMOonline.co.id. Jember- Tangis haru tak mampu dibendung Sahari (70), seorang kuli bangunan asal Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember,...

MEMOonline.co.id. Surabaya- Terdakwa Risky Pratama menjadi pihak yang menerima tuntutan paling berat dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) terus berkomitmen...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Di tengah pesatnya pembangunan dan arus perubahan zaman, masyarakat diimbau tidak melepaskan akar budaya yang...

Komentar