DPRD Jember Tabroni Minta Pertamina SPBU Kalisat Tanggungjawab Soal Kasus Pencemaran Sumur Warga

Foto: DPRD Jember Tabroni saat dikonfirmasi awak media
2136
ad

MEMOonline.co.id. Jember - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, Tabroni menegaskan ke pihak Pertamina SPBU Kalisat terkait air sumur warga yang diduga tercemar BBM. Segera di selesaikan.

Menurut dia, Persolan tersebut bisa dilakukan secara mediasi artinya pihak Pertamina mengundang warga yang diduga terdampak bau BBM.

"Mengundang itu bersama-sama menyampaikan apa masalah yang dihadapi oleh SPBU,"ujar Tabroni.

Selain itu, juga bertanggung jawab dan memberikan kompensasi ke warga.

‌"Sejumlah warga yang diduga terdampak pencemaran tersebut memberikan kompensasi,"ujar tabroni.

‌ ‌Bukan tanpa alasan, warga yang dirugikan tersebut juga di pertimbangkan kerugian yang dirasakan warga.

"Makanya perlu dilakukan duduk bersama. Jadi pengusaha SPBU tidak boleh abai atau tidak peduli terhadap situasi yang sedang terjadi."ungkapnya.

Tabroni menambahkan salah satu bentuk tanggungjawab yang bisa dilakukan oleh pihak SPBU ialah dengan mengumpulkan warga yang air Sumurnya diduga terdampak BBM.

Sebab, sebelum membangun SPBU, pengusaha tentunya melakukan studi kelayakan terlebih dahulu.

Apakah perlu melibatkan masyarakat setempat sebelum SPBU dibangun?

"Nah, itu adalah satu persyaratan awal agar SPBU itu bisa dibangun. Kalau ke depan ada masalah, misalnya dugaan kebocoran, maka dampak lingkungan yang timbul itu haruslah menjadi tanggungjawab pemilik SPBU,"pungkasnya. Rabu (26/10/2022).

Sebelumnya diberitakan, Waduh! Kades Glagahwero - Jember Bakal Kuras Sumur Warga, Diduga Air Sumur Rasa BBM

Kepala Desa (Kades) Glagahwero, H.Halim, Kecamatan Kalisat, kabupaten Jember, Jawa timur, akan bertindak tegas jika permasalahan air sumur warga yang diduga tercemar itu tidak kunjung cepat di diselesaikan oleh SPBU.

Pasalnya, air sumur berbau tersebut sudah cukup lama, namun bau tambah menyengat terakhir minggu ini.

H alim menegaskan, dalam waktu dekat dia akan turun langsung ke warga terkait masalah yang menimpa warganya.

"Sudah kami telpon pihak SPBU, kami tidak akan turun tangan jika pihak pom bisa menyelesaikan, tapi kalau tidak maka saya turun jika pihak pom bertele-tele," tegas H alim.

Penulis      :    Zainullah

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Puluhan ribu wisatawan diprediksi memadati Kota Batu pada akhir pekan ini. Sejumlah agenda berskala regional hingga...

MEMOonline.co.id. Surabaya- Guna memperkuat regenerasi organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menegaskan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bukan sekadar pembangunan fisik,...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Berlian Karaoke & Bar resmi menggelar Grand Opening pada Selasa, (28/7/2026). Acara pembukaan akan berlangsung mulai...

MEMOonline.co.id. Jember- Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember turun langsung ke Desa Selodakon,...

Komentar