DPRD Jember Tabroni Minta Pertamina SPBU Kalisat Tanggungjawab Soal Kasus Pencemaran Sumur Warga

Foto: DPRD Jember Tabroni saat dikonfirmasi awak media
2129
ad

MEMOonline.co.id. Jember - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, Tabroni menegaskan ke pihak Pertamina SPBU Kalisat terkait air sumur warga yang diduga tercemar BBM. Segera di selesaikan.

Menurut dia, Persolan tersebut bisa dilakukan secara mediasi artinya pihak Pertamina mengundang warga yang diduga terdampak bau BBM.

"Mengundang itu bersama-sama menyampaikan apa masalah yang dihadapi oleh SPBU,"ujar Tabroni.

Selain itu, juga bertanggung jawab dan memberikan kompensasi ke warga.

‌"Sejumlah warga yang diduga terdampak pencemaran tersebut memberikan kompensasi,"ujar tabroni.

‌ ‌Bukan tanpa alasan, warga yang dirugikan tersebut juga di pertimbangkan kerugian yang dirasakan warga.

"Makanya perlu dilakukan duduk bersama. Jadi pengusaha SPBU tidak boleh abai atau tidak peduli terhadap situasi yang sedang terjadi."ungkapnya.

Tabroni menambahkan salah satu bentuk tanggungjawab yang bisa dilakukan oleh pihak SPBU ialah dengan mengumpulkan warga yang air Sumurnya diduga terdampak BBM.

Sebab, sebelum membangun SPBU, pengusaha tentunya melakukan studi kelayakan terlebih dahulu.

Apakah perlu melibatkan masyarakat setempat sebelum SPBU dibangun?

"Nah, itu adalah satu persyaratan awal agar SPBU itu bisa dibangun. Kalau ke depan ada masalah, misalnya dugaan kebocoran, maka dampak lingkungan yang timbul itu haruslah menjadi tanggungjawab pemilik SPBU,"pungkasnya. Rabu (26/10/2022).

Sebelumnya diberitakan, Waduh! Kades Glagahwero - Jember Bakal Kuras Sumur Warga, Diduga Air Sumur Rasa BBM

Kepala Desa (Kades) Glagahwero, H.Halim, Kecamatan Kalisat, kabupaten Jember, Jawa timur, akan bertindak tegas jika permasalahan air sumur warga yang diduga tercemar itu tidak kunjung cepat di diselesaikan oleh SPBU.

Pasalnya, air sumur berbau tersebut sudah cukup lama, namun bau tambah menyengat terakhir minggu ini.

H alim menegaskan, dalam waktu dekat dia akan turun langsung ke warga terkait masalah yang menimpa warganya.

"Sudah kami telpon pihak SPBU, kami tidak akan turun tangan jika pihak pom bisa menyelesaikan, tapi kalau tidak maka saya turun jika pihak pom bertele-tele," tegas H alim.

Penulis      :    Zainullah

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Pamekasan- Pintu pagar SMK Kesehatan Nusantara yang berada di Jalan Raya Nyalaran, Kelurahan Kowel, Kecamatan Kota, Pamekasan,...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menempatkan pendidikan Al-Qur’an sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa penguatan integritas aparatur sipil negara menjadi fondasi utama reformasi...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Wisata air legendaris Kabupaten Lumajang belakangan disorot pasca muncul wahana air berupa sewa ban pelampung, perahu...

MEMOonline.co.id. Pamekasan- Kebakaran hebat melanda Gudang Kayu “Berkah Al Banjari” dan sebuah toko bangunan di Dusun Bakong, Desa Batukerbuy,...

Komentar