Kepala UPTD IV DLH Kabupaten Bekasi Sigap Lakukan Pembersihan dan Pengangkutan Sampah Setelah Adanya Pelaporan

Foto: Pengangkatan dan pembersihan sampah oleh UPTD IV
1724
ad

MEMOonline.co.id. Bekasi - Permasalahan sampah di wilayah Kabupaten Bekasi memang tak ada habisnya. Perlu penanganan serius semua pihak sebab sudah sangat mengkhawatirkan bahkan masuk ke level darurat.

Metode open dumpling yang selama ini dilakukan di TPA Burangkeng selamanya tidak bisa dilakukan karena pemerintah daerah harus terus memperluas lahan penampung sampah mengikuti timbunan sampah harian yang terus meningkat.

Metode pengolahan sampah yang hingga saat ini masih menggunakan sistem open dumping sudah selayaknya perlu ditingkatkan dengan alternatif teknologi yang lebih modern yang mampu mengolah sampah dalam jumlah besar.

Selain itu, diperlukan juga peran serta dan keseriusan pemerintah daerah untuk sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat secara masif dan berkelanjutan di wilayahnya.

Namun demikian pemerintah daerah perlu juga memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada tanpa saling menyalahkan dibarengi penindakan tegas terhadap oknum jajaran berkait dibawahnya yang dianggap lalai.

Sebab sudah banyak keluhan masyarakat dan para relawan yang melaporkan ke petugas berwenang sampah namun diacuhkan.

Rupanya pepatah mending lambat dari pada tidak sama sekali dipakai oleh sebagian petugas lapangan.

Seperti saat ini, UPTD IV baru melaksanakan pengangkatan sampah setelah kurang lebih dua minggu Penggerak Gotong Royong (PGR) melaporkan tentang adanya penumpukan sampah.

"Iya bang, maaf, baru bisa respon, untuk sampah liar sedang proses pengerjaan tapi tidak bisa sekaligus kita kerjakan," ujar Aliandri Kepala UPTD IV DLH Kabupaten Bekasi, Selasa (2/8/2022) pagi.

"Bertahap satu persatu di garap," tukas Aliandri.

Alfiandi pun hanya berharap atas kesadaran masyarakat dan semua pihak untuk tidak lagi membuang sampah disembarang tempat.

"Harapan saya hanya ingin masyarakat tidak lagi melakukan pembuangan sampah sembarangan serta dukungan dari semua pihak dalam penuntasan sampah liar karena masalah sampah adalah masalah kita bersama," pungkas Aliandri.

Penulis      :    Wildan

Editor        :   Udiens

Publisher  :   Satrio Pininggit

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Surakarta- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Kajian Jurnalis Independen Indonesia (AKJII) mendesak Presiden Prabowo Subianto...

MEMOonline.co.id. Jember- Penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang memasuki usia ke-24 tidak hanya menjadi panggung seni busana dan budaya...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Madura menyatakan sikap tegas mengecam pernyataan Presiden Prabowo Subianto...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Sikap tegas diambil Ikatan Wartawan Lumajang menyikapi skandal penebangan pohon bernilai tinggi dan dilindungi di...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Destinasi wisata edukasi jamur dan bunga, Mikutopia, membuka kesempatan berkarier bagi para lulusan seni untuk bergabung...

Komentar