Foto : Pesan yang dibagikan secara berantai di WA.
Foto : Pesan yang dibagikan secara berantai di WA.
MEMOonline.co.id. Pamekasan - Akhir- akhir ini Pamekasan dibuat resah dengan beredarnya isu begal yang berkeliaran dan menyakiti target korbannya.
Informasi itu tersebar di berbagai grup WhatsApp warganet Pamekasan melalui pesan suara berantai dan tersebarnya sejumlah foto mobil dengan kondisi kaca bagian depan pecah seperti dilempari batu.
Isu dugaan maraknya pembegalan di Pamekasan itu masih menjadi perbincangan hangat warga setempat hingga beberapa hari ini.
Kini, penyebar informasi bohong (hoaks) di sejumlah media sosial warganet Kabupaten Pamekasan, Madura menjadi atensi Polisi.
Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah mengingatkan masyarakat yang ketahuan menyebarkan berita bohong maupun menyebarkan isu yang membuat situasi di masyarakat Pamekasan tidak kondusif, pihaknya tak segan akan menindak tegas.
Kata dia, beredarnya informasi pesan suara berantai mengenai maraknya pembegalan di wilayah Pamekasan melalui WA itu adalah hoaks.
Namun ia meminta masyarakat agar lebih berhati-hati tapi tidak usah takut.
"Kami dari pihak Kepolisian akan terus mengawasi," kata AKP Nining Dyah. Senin (18/7/2022).
AKP Nining Dyah juga menyampaikan, anggota Polres Pamekasan rutin berpatroli secara intensif dan berkesinambungan di sejumlah wilayah Pamekasan.
Ini dilakukan agar masyarakat merasa aman dan tentram. Sehingga harapannya situasi kamtibmas aman dan kondusif.
Penulis : Wildan
Editor : Udiens
Publisher : Satrio Pininggit