Akhirnya ! Teka - Teki Bayi Tertukar di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Terjawab

Foto Bersama Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep bersama kedua orang tua bayi yang diduga tertukar
1061
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Setelah melalui proses panjang, teka - teki dugaan tertukarnya salah satu bayi di RSUD. dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, sejak empat lalu, kini terjawab sudah.

Berdasarkan hasil tes DNA dari tim medis Polda Jatim, bayi tersebut dipastikan anak biologis.

“Tes DNA bayi tersebut sekarang sudah keluar. Dan kesimpulannya, bayi tersebut anak biologis dari Nur Maningsih dan Subroto,” kata Kapolres, AKBP Darman, dalam keterangan persnya, Senin (08/02/2021).

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres Sumenep berdasarkan hasil pemeriksaan dan analisa terhadap profil DNA dari sampel barang bukti.

Sementara mencuatkan dugaan kasus tertukarnya anak kedua dari pasangan Nur Maningsih dan Subroto, bermula pada 13 November tahun 2020 lalu.

Saat itu, Nur Maningsih yang melahirkan di rumah sakit umum daerah Sumenep hendak menyusui buah hatinya untuk pertama kalinya.

Dan dia melihat buah hatinya lahir tanpa rambut.

Namun, setelah tiga hari kemudian, saat hendak menyusui lagi, bayi yang dilahirkannya itu tiba-tiba jatuh.

Pada saat itulah Nur Maningsih merasa sangat kaget karena anak yang dilahirkannya sudah berambut lebat, tidak seperti saat baru dilahirkan.

Bahkan saat dirinya dan bayinya diperbolehkan pulang, pihak rumah sakit memberikan bayi yang berambut lebat itu.

Dan dari situlah pihak keluarga meyakini anaknya tertukar dengan bayi lain.

Dari kejadian tersebut pihak keluarga tidak terima dan melaporkan ke Polres Sumenep. Lalu pihak kepolisian melakukan tes DNA.

“Setelah hasil tes DNA nya keluar, dan pihak keluarga diberikan penjelasan akhirnya menerima keberadaan bayinya. Mudah-mudahan putrinya bisa segera diambil,” tukasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD. Dr. Moh. Anwar, dr. Erli mengaku senang setelah hasil tes DNA keluar dengan hasil bayi itu benar anak biologis warga Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang.

“Rumah sakit siap kapan saja pihak keluarga akan mengambil bayinya. Saat ini juga silahkan. Kami berharap segera diambil,” katanya.  (Alvian/red)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (Pokmas)...

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Desa Patempuran, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa beras...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep mencatat terobosan dalam tata kelola teknologi...

MEMOonline.co.id. Pamekasan- Pintu pagar SMK Kesehatan Nusantara yang berada di Jalan Raya Nyalaran, Kelurahan Kowel, Kecamatan Kota, Pamekasan,...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menempatkan pendidikan Al-Qur’an sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia dan...

Komentar