Foto: Satya Triwandra Saat Berbaring Bersama Ibunya
Foto: Satya Triwandra Saat Berbaring Bersama Ibunya
MEMOonline.co.id, Pamekasan - Nasib bayi umur 21 bulan bernama, Satya Triwandra Lukmansyah harus kuat menahan rasa sakit akibat penyakit kanker ganas dibagian perut (Embryonal Rhabdomiyosarcoma). Juma'at (12/06/2020)
Satya Triwandra adalah putra ketiga pasangan suami istri (Pasutri) Lukman dan Fitriyah, warga asal Dusun Pabungkon, Desa Konang, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur.
Seperti yang diceritakan Fitriyah kepada Memoonline.co.id, setelah dilakukan operasi kankernya, muncul serupa dengan daging hingga mengakibatkan harus di kemo terapy.
"Setelah operasi Embryonal di RS Soetomo Surabaya, anak saya harus dikemo terapy diakibatkan dari tumbuhnya serupa daging dibekas operasinya," tuturnya.
Dirinya juga mengatakan menurut dokter yang menangani anaknya, jika anak saya dioperasi lagi, itu malah membahayakan organ tubuhnya yaitu kandung kemihnya bisa rusak.
"Jadi, cara satu-satunya anak saya harus di kemo, dan itupun kesehatannya harus fit dan kuat, saya tidak tau lagi harus bagaimana, saya sangat tidak tega melihat putra saya harus merintih setiap hari karena menahan rasa sakit," tuturnya.
Kali ini Fitriyah kebingungan terkait biaya wira-wiri untuk pengobatan putranya tersebut, pasalnya suami Fitriyah yang hanya sukwan disalah satu sekolah dasar, juga sudah tidak bekerja lagi disebabkan libur panjang akibat wabah Covid-19.
"Akhir - akhir ini saya mulai bingung, anak saya ini kan butuh vitamin, butuh susu, dan popok, sementara kami sudah tidak kerja, apalagi ada pandemi Covid, sehingga kami hanya bisa berharap ada keajaiban buat anak saya, semoga masih bisa sembuh dan sehat kembali," harapnya sambil meneteskan air mata. (M. Halili)