Foto : Bupati Bangkalan Bangkalan memberikan bantuan ke ponpes di Bangkalan.
Foto : Bupati Bangkalan Bangkalan memberikan bantuan ke ponpes di Bangkalan.
MEMOonline.co.id, Bangkalan - Banyaknya jumlah santri di tiap ponpes tentu menyulitkan penerapan physical distancing dimasa pandemi. Untuk mengantisipasi penularan tersebut, pemkab serahkan bantuan agar protokol kesehatan dapat diterapkan di masing-masing Pondok Pesantren (Ponpes).
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron mengatakan, sebanyak 159 pondok pesantren di Bangkalan akan mendapat bantuan tersebut. Hal ini sekaligus dilakukan untuk menerapkan new normal yang sedang digaungkan pemerintah pusat.
"Ini bentuk perlindungan kami terhadap ponpes, sebab disana banyak santri dan pengajar yang tentunya memiliki resiko tertular cukup tinggi. Maka sebagai bentuk antisipasi kami berikan bantuan tersebut agar protokol kesehatan bisa diterapkan disana," ucapnya, Jumat (12/6/2020).
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Sudiyo mengatakan, masing-masing pondok akan diberikan masker, vitamin, thermogun, 5 liter desinfektan, handsanitizer serta sarana cuci tangan.
"Untuk vitamin akan kita sesuaikan dengan jumlah santri yang ada di masing-masing ponpes, sebab antar ponpes berbeda jumlah santrinya," ucapnya.
Pengasuh pondok pesantren Syaikhona Moh Kholil, KH Nasih Ashcal mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan. Ia berharap tak ada kasus pasien Covid-19 dari klaster pesantren.
"Alhamdulillah, terimakasih kepada pemkab Bangkalan. Semoga pandemi segera berakhir dan semuanya berjalan normal kembali," pungkasnya. (Julian)