Forpimda Kabupaten Bekasi Teken Kesepakatan Cegah Paham Radikalisme 

Foto : Penanda-tanganan nota kesepahaman oleh Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja
1425
ad

MEMOonline.co.id, Bekasi - Cikarang Utara - Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen dan mendukung semua upaya memberantas paham radikalisme.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, usai melakukan penanda-tanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Polres Metro Bekasi, MUI Kabupaten Bekasi, Kementerian Agama Kabupaten Bekasi dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi yang bertempat di ruang rapat Polres Metro Bekasi Cikarang Utara, Jum'at (26/7/2019).

Adapun MoU tersebut berikrar tentang kesepakatan bersama dalam rangka pencegahan penyebaran paham radikalisme di wilayah Kabupaten Bekasi.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima-kasih kepada Polres Metro Bekasi dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.

"Saya sangat mengapresiasi hal baik dan positif terhadap apa yang sudah kita lakukan. Saya berharap semoga dengan adanya kesepahaman ini semua dapat bekerja sama dan bersinergi dalam mencegah paham radikalisme,"ujar Eka.

Ditambahkan Eka, bahwa dukungan penuh akan diberikan oleh pemerintah daerah, khususnya dalam hal pemberian pemahaman ataupun penyuluhan kepada masyarakat dalam mencegah paham radikalisme.

Sementara, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Chandra Sukma Kumara, dalam kesempatan yang sama, menuturkan akan melakukan sosialisasi pencegahan paham radikal dan terorisme dengan memberikan edukasi dan penyuluhan ke masyarakat.

"Nantinya kita akan masuk ke sekolah-sekolah. Sebab, yang banyak menjadi target adalah anak sekolah karena memang rasa ingin tahunya lebih besar. Nanti kita akan membentuk tim/ satgas yang akan road show memberikan penyuluhan," ucapnya.

Menurut Chandra, dengan penyuluhan tersebut, disamping dalam rangka meningkatkan wawasan dan pemahaman bagi para pelajar tentang paham dan aliran yang dapat membahayakan pertumbuhan generasi muda, juga sebagai langkah strategis dalam upaya untuk menangkal dan membentengi diri dari faham radikalisme.

"Saya berharap generasi muda khususnya kalangan pelajar akan lebih waspada terhadap ancaman dari luar dan juga sebagai modal untuk memahami lingkungan sehingga tidak mudah terpengaruh dengan adanya aliran radikal," pungkasnya. (Bam/Diens).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Sumenep- Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 telah dimulai. Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Abdul Hamid Ali...

MEMOonline.co.id. Sampang - Gabungan jurnalis di Sampang Madura Jawa Timur, menggelar aksi unjuk rasa ke kantor DPRD setempat, Senin...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Maraknya kasus pencabulan anak dibawah umur yang terjadi di dunia Pendidikan di Kabupaten Sumenep akhir - akhir ini,...

MEMOonline.co.id, Jakarta- Al-Fath Giswi Fatullah atau biasa di kenal Al-Fath adalah seorang pegawai Bank BJB Kebayoran Baru. Selain itu ia aktif...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Satlantas Polres Lumajang kembali melakukan penindakan tegas berupa tilang terhadap sejumlah truk yang melebihi muatan...

Komentar