Gambar Ilustrasi Balai Latihan Kerja
Gambar Ilustrasi Balai Latihan Kerja
MEMOonline.co.id, Bekasi - Cikarang Pusat - Pemerintah Kabupaten Bekasi mengakui dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang berasal dari perusahaan belum menyentuh ke bidang kegiatan pelatihan kerja warga lokal.
Asisten Daerah II Pemerintah Kabupaten Bekasi, Slamet Supriyadi, mengatakan bahwa sejauh ini kegiatan CSR masih dilakukan untuk bidang kesehatan maupun pendidikan, padahal banyak warga lokal yang membutuhkan pelatihan kerja seiring dengan banyak beralihnya lahan menjadi industri.
"Kedepannya harus ada program pelatihan kerja bagi warga lokal dan peningkatan sumber daya manusia yang anggarannya dari dana CSR. Apalagi selalu digaungkan bahwa warga lokal tidak memiliki kompetensi di dunia industri," ucapnya, Senin (13/8/2018).
Slamet menambahkan, peningkatan sumber daya manusia melalui CSR bisa dilakukan dengan cara, semisal perusahaan membangun balai latihan kerja atau memberikan peraga alat produksi sebagai pelatihan ke balai latihan yang dimiliki oleh Pemda.
"Idealnya, perusahaan membantu pembangunan balai latihan kerja di kecamatan, agar hal ini dapat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan keterampilan warga lokal," pungkasnya. (Bam/Diens).