Foto: dr. Elliyati RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep
Foto: dr. Elliyati RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep
MEMOonline.co.id. Sumenep- RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan sepanjang Mei 2026.
Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu kini fokus pada peningkatan kualitas layanan, penguatan sumber daya manusia, serta optimalisasi fasilitas berbasis teknologi kesehatan modern.
Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Hj. Erliyati, menegaskan bahwa pembenahan dilakukan secara menyeluruh demi menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
“Salah satu prioritas utama kami adalah peningkatan mutu pelayanan. Evaluasi terus dilakukan agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang optimal,” ujar dr. Erliyati.
Sebagai bentuk keseriusan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, manajemen rumah sakit menerapkan kebijakan kompensasi bagi pasien apabila pelayanan yang diterima tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalisme seluruh tenaga kesehatan maupun petugas pelayanan.
Tak hanya itu, RSUDMA Sumenep kini resmi menyandang status sebagai rumah sakit Tipe B.
Status baru tersebut semakin memperkuat posisi rumah sakit sebagai pusat rujukan regional di wilayah Madura, khususnya Kabupaten Sumenep dan kawasan kepulauan sekitarnya.
Dengan peningkatan status tersebut, kapasitas pelayanan rumah sakit juga semakin lengkap, termasuk pengembangan layanan subspesialis.
Salah satu layanan unggulan yang terus diperkuat hingga tahun 2026 adalah bedah digestif untuk menangani berbagai gangguan sistem pencernaan.
Kehadiran layanan ini diharapkan mampu mengurangi jumlah rujukan pasien ke luar daerah.
Di sektor pelayanan kegawatdaruratan, manajemen memastikan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap siaga penuh selama 24 jam, termasuk pada hari libur nasional dan momentum keagamaan seperti Ramadan maupun libur Kenaikan Isa Almasih.
Selain penguatan layanan medis, RSUDMA Sumenep juga membuka rekrutmen Pegawai BLUD Non-ASN tahun 2026 guna mendukung kebutuhan tenaga profesional di berbagai bidang pelayanan.
Rumah sakit juga terus memperkuat sistem validasi data medis pasien sebagai bagian dari pengembangan pelayanan berbasis digital dan teknologi informasi untuk meningkatkan akurasi data kesehatan.
Melalui berbagai langkah pembenahan tersebut, RSUDMA Sumenep berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mempertegas perannya sebagai rumah sakit rujukan yang modern, responsif, dan berkualitas di wilayah Madura.
Penulis : Alvian
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak