Foto: Benner Festival Tete Masa 2026 di Sumenep
Foto: Benner Festival Tete Masa 2026 di Sumenep
MEMOonline.co.id. Sumenep- Festival Tete Masa 2026 di Desa Juluk, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, berlangsung meriah sejak 28 Juni hingga 5 Juli 2026.
Kegiatan yang masuk dalam agenda Sumenep Calendar of Event 2026 ini ditutup dengan prosesi adat Rokat Desa serta bazar UMKM yang melibatkan masyarakat setempat.
Festival Tete Masa merupakan tradisi menabur benih tembakau sebagai simbol harapan menyambut musim tanam dan panen.
Tradisi turun-temurun ini menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan budaya leluhur Madura.
Selama penyelenggaraan festival, masyarakat dan wisatawan disuguhi berbagai atraksi budaya, seperti arak-arakan jaran serek, musik tradisional saronen, hingga pertunjukan macopat yang menjadi daya tarik tersendiri.
Tak hanya menampilkan seni budaya, festival juga menghadirkan dialog pertanian, pameran produk kelompok tani, dan bazar UMKM sebagai sarana promosi produk unggulan masyarakat Saronggi.
Puncak acara ditandai dengan penanaman benih tembakau secara simbolis, dilanjutkan doa bersama dan prosesi Rokat Desa sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus doa agar musim tanam berjalan lancar dan menghasilkan panen yang melimpah.
Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi, mengatakan Festival Tete Masa merupakan bentuk nyata pelestarian budaya yang mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.
"Festival Tete Masa bukan sekadar perayaan tradisi, tetapi juga upaya memperkuat identitas budaya masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata dan UMKM," ujar Faruk.
Ia berharap Festival Tete Masa terus menjadi agenda budaya unggulan Kabupaten Sumenep yang mampu menarik lebih banyak wisatawan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui potensi budaya dan kearifan lokal.
Penulis : Alvian
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak