Foto : Pembersihan usai kegiatan
Foto : Pembersihan usai kegiatan
MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan kawasan Pantai Watu Pecak tetap bersih dan nyaman selama pelaksanaan Kharisma Event Nusantara (KEN) Segoro Topeng Kaliwungu 2026.
Komitmen tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung sekaligus menjaga kelestarian kawasan wisata yang menjadi lokasi penyelenggaraan event budaya berskala nasional tersebut.
Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, petugas kebersihan diterjunkan sejak Minggu (28/6/2026) pagi untuk melakukan pembilasan dan pembersihan sampah di sejumlah titik area kegiatan.
Pembersihan juga kembali dilakukan setelah seluruh rangkaian acara berakhir sebagai bagian dari upaya menjaga Pantai Watu Pecak tetap bersih dan nyaman.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik, mengatakan bahwa pengelolaan kebersihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan sebuah event.
“Kami telah melakukan pembilasan dan pembersihan sampah sejak Minggu pagi. Setelah acara selesai, petugas kembali melakukan pembersihan agar kawasan Pantai Watu Pecak tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujarnya.
Menurut Hertutik, keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari kemampuan menjaga lingkungan agar tetap bersih, tertata, dan nyaman bagi pengunjung.
Ia menambahkan, kebersihan kawasan wisata menjadi faktor penting dalam mendukung pengalaman wisatawan sekaligus menjaga citra positif destinasi wisata Kabupaten Lumajang.
Karena itu, DLH tidak hanya menyiagakan petugas kebersihan, tetapi juga mengoptimalkan pengelolaan sampah selama kegiatan berlangsung.
Selain upaya yang dilakukan pemerintah, Hertutik mengajak seluruh pengunjung, pelaku UMKM, komunitas, dan panitia untuk ikut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan Pantai Watu Pecak. Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab bersama dan menjadi bagian dari keberhasilan penyelenggaraan Segoro Topeng Kaliwungu,” katanya.
Komitmen menjaga kebersihan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam mewujudkan penyelenggaraan event yang ramah lingkungan.
Selain menghadirkan atraksi budaya yang berkualitas, pengelolaan kebersihan juga menjadi bentuk tanggung jawab dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir agar tetap nyaman dikunjungi setelah kegiatan berakhir.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, petugas kebersihan, panitia, pelaku UMKM, dan masyarakat, Segoro Topeng Kaliwungu diharapkan tidak hanya meninggalkan kesan melalui kemegahan seni budaya, tetapi juga menjadi contoh penyelenggaraan event yang peduli terhadap lingkungan dan mendukung pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Lumajang.
Penulis : Mas Her
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak