Semarak Muharram, 761 Anak Yatim di Kota Probolinggo Mendapat Santunan

Foto: dr. Aminuddin Walikota Probolinggo Saat Menghadiri Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Raudlatul Jannah
31
ad

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Sebanyak 761 anak yatim dibawah usia 11 tahun memadati Masjid Raudlatul Jannah Kota Probolinggo, Kamis (25/6/2026) sore.

Mereka adalah tamu dari kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Probolinggo bersama Baznas setempat dalam peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

  Dengan mengusung tema "Semarak Muharrom Bersama Anak Yatim Menguatkan Asa Menebarkan Bahagia”, acara berlangsung secara khidmat.

Dihadiri Wali Kota Dokter Aminuddin, Forkopimda, Sekda Budiono Wirawan, Baznas, Badan Pengelola Masjid Radulatul Jannah, tokoh agama serta jemaah lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Dokter Aminuddin menyampaikan Tahun Baru Islam bukan hanya sekadar pergantian tahun dalam kalender Hijriah, melainkan momentum untuk melakukan refleksi diri dan untuk memupuk nilai-nilai kemanusiaan dan berbagi kepada sesama.

"Karena anak yatim ini merupakan bagian dari kita semua umat muslim, oleh karena itu mereka harus dijaga. Jadi, tidak cukup kita hanya memberikan santunannya saja, setelah itu kita lepas begitu saja. Mudah-mudahan semua yang ada disini menjadi anak-anak yang memiliki ilmu yang kuat, ditingkatkan derajatnya oleh Allah SWT. Aamiin,” harapnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi pihak yang terlibat dalam santunan anak yatim. Awalnya, hanya 500 anak yang akan diberi. Namun, data yang ada menunjukkan terdapat 761 anak yatim di Kota Probolinggo yang tersebar di 5 kecamatan.

  “Luar biasa animo jemaah masjid Agung Raudlatul Jannah, kemudian Forkopimda dan juga Basnaz akhirnya seluruh jumlah anak yatim se-Kota Probolinggo dengan total 761 ini bisa mendapatkan santunan, " ungkap Dokter Aminuddin.

  Tak hanya itu, pada momentum peringatan ini Pemkot Probolinggo sekaligus memberikan bantuan karpet untuk masjid. Yaitu Masjid Darussalam, Masjid Zulfikar di Jalan Citarum; Masjid Baitul Amal di Jalan Klengkeng Wonoasih; Masjid Imam Syafi’i di Jalan Basuki Rahmat dan Masjid Al Karomah di Jalan KH Abdul Hamid.

  “Mudah-mudahan bantuan ini juga dapat meningkatkan ibadah di masing-masing masjid serta momentum tahun baru Islam ini dapat mempererat ukhuwah, meningkatkan rasa syukur, serta menumbuhkan semangat berbagi," terang wali kota.

   Sementara itu, dalam laporan yang disampaikan Kabag Kesra Samsul Arifin, peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Probolinggo sebagai bentuk syiar sekaligus upaya memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Probolinggo dengan Baznas Kota Probolinggo sebagai wujud kepedulian dan perhatian kepada anak-anak yatim,” imbuh Samsul.

Penulis     :    Agus

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Sebagai wujud komitmen dalam melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PG Djatiroto bersama Kebun...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Sebuah badan usaha bernama CV Serayu Agro Mandiri yang beralamat di Jalan Raya Randuagung, Dusun Curahtekor, Desa...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, bergerak cepat menindaklanjuti...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Fakta terbaru terungkap setelah media mewawancarai Ery Dyahyu Cahyani, Kepala Bidang Koordinasi Wilayah (Korwil)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Baru beberapa hari dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad...

Komentar