‎Kepulan Asap Hitam Selimuti Lumajang, DLH Siap Turunkan Tim dan Ancam Sanksi Pelaku Usaha

Foto: Penampakan asap hitam di wilayah Kecamatan Kedungjajang ‎
83
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang- Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung di udara wilayah Kecamatan Klakah dan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Kamis (9/4/2026).

Fenomena tersebut terjadi di tengah aktivitas masyarakat yang tetap berjalan seperti biasa.

Asap tampak menyebar tertiup angin, sebagian meninggi ke udara dan sebagian lainnya mendatar hingga membentur bangunan serta pepohonan di sekitarnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang, Agus Rokhman Rozaq, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangannya.

Ia menjelaskan, apabila sumber asap berasal dari aktivitas industri, maka terdapat regulasi ketat yang mengatur.

“Kalau asap hitamnya berlangsung lama, itu tidak diperbolehkan dan perlu pembinaan. Setiap pelaku usaha wajib mengendalikan pencemaran, baik air, udara, maupun tanah,” ujarnya.

Menurut Rozaq, industri seperti pengolahan kayu harus memiliki sistem pengendalian emisi yang memadai.

Emisi yang dikeluarkan tidak boleh menimbulkan polusi dan wajib melalui uji kualitas secara berkala, minimal setiap enam bulan.

“Harus ada treatment, sehingga emisi yang dilepas memenuhi baku mutu udara. Indikator awal sebenarnya bisa dilihat dari cerobongnya,” imbuhnya.

DLH Lumajang, lanjut Rozaq, akan berkoordinasi dengan bidang terkait untuk menelusuri sumber asap tersebut.

Jika ditemukan pelanggaran, pihaknya memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Dalam hal sanksi, DLH akan menerapkan tahapan mulai dari pembinaan, peringatan tertulis, hingga denda dan penghentian kegiatan usaha jika pelaku tetap tidak mematuhi aturan.

“Berkaitan dengan informasi ini, kami akan segera menurunkan tim ke lapangan,” tegasnya.

Sebagai informasi, asap dari aktivitas industri dapat mengandung gas berbahaya seperti karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO₂), dan sulfur dioksida (SO₂) yang berisiko terhadap kesehatan dan lingkungan.

Penulis     :    Mas Her

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Pemkot Batu lepas tangan soal hukum. Kasus dugaan praktik jual beli los dan kios di Pasar Induk Among Tani kini...

MEMOonline.co.id. Jember- Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat dusun, Pemerintah Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pengembangan komoditas lokal dinilai tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga perlu didukung...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Perpustakaan Ramah Anak yang selama ini dinantikan siswa SDN Bulla’an I, Desa Bulla’an, Kecamatan Batuputih, Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Penyerahan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Kabupaten Lumajang dinilai tidak hanya...

Komentar