Komisi II DPRD Sumenep Apresiasi Tambahan Kuota Pupuk Bersubsidi 38.663 Ton

Foto: Gunaifi Syarif Aarodhy (Rodi) Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep (by. Ibnu)
1562
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Kabupaten Sumenep menerima tambahan kuota pupuk bersubsidi sebesar 38.663 ton dari pemerintah provinsi, memberikan angin segar bagi para petani.

Tambahan kuota ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep, Gunaifi Syarif Aarodhy, yang berharap petani tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan pupuk.

“Tambahan kuota ini menjadi kabar baik bagi petani. Semoga petani tidak kesulitan mendapatkan pupuk,” ujarnya, Kamis (19/7/2024).

Ketua Fraksi PAN tersebut meminta agar distribusi pupuk dilakukan dengan tepat dan tidak disalahgunakan sehingga masalah kelangkaan pupuk yang terjadi setiap tahun tidak terulang kembali.

"Masalah kelangkaan pupuk ini terjadi setiap tahun. Ini perlu perhatian semua pihak agar upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pupuk subsidi dirasakan manfaatnya oleh petani,” kata Rodi, sapaan akrabnya.

Rodi juga menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam distribusi pupuk bersubsidi agar sampai pada kelompok tani sesuai jatah yang telah ditentukan.

"Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sebagai bagian dari tim pengawas pupuk harus benar-benar memantau distribusi pupuk bersubsidi dengan maksimal,” pintanya. Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep, Moh. Ramli, berkomitmen untuk melakukan pengawasan secara ketat.

Sebagai bagian dari tim Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3), pihaknya akan memantau seluruh kegiatan distribusi pupuk agar benar-benar sampai pada petani sesuai kuota dan juknis yang ada.

Namun, pihaknya masih menunggu jadwal monitoring dari sekretariat KP3 untuk turun ke lapangan.

“Ini amanah. Kami pasti melakukan pengawasan setelah jadwal monitoring keluar,” pungkas Ramli.

Penulis     :   Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Jember- Tangis haru tak mampu dibendung Sahari (70), seorang kuli bangunan asal Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember,...

MEMOonline.co.id. Surabaya- Terdakwa Risky Pratama menjadi pihak yang menerima tuntutan paling berat dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) terus berkomitmen...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Di tengah pesatnya pembangunan dan arus perubahan zaman, masyarakat diimbau tidak melepaskan akar budaya yang...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Perkara dugaan tindak pidana korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2024 di Kabupaten...

Komentar