Foto: Kepala Dinsos P3A Sumenep Drs Achmad Dzulkarnaen
Foto: Kepala Dinsos P3A Sumenep Drs Achmad Dzulkarnaen
MEMOonline.co.id, Sumenep- Melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan segera memasang labelisasi bagi warga penerima Bantuan Sosial (Bansos) yang dianggap mampu.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinsos P3A Sumenep Drs Achmad Dzulkarnaen, kepada media ini, Kamis (12/10/2023).
Menurutnya, apabila data sudah valid terkait penerima Bansos yang dianggap mampu, maka pihaknya akan memasang labelisasi di rumahnya.
Sedangkan data valid masyaralat manpu penerima bansos, Dinas sosial akan mengambil data penerima Program Keluarga Harapan (PKH), dan akan di sondingkan dengan data BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai).
"Kalau data yang masuk ke kami valid, di setiap desa penerima bantuan yang dianggap mampu akan diberikan labelisasi," kata Kadinsos P3A Sumenep Achmad Dzulkarnaen.
Dan bagi warga yang tidak mau di pasangi labelisasi akan diberikan berita acara dan akan di usulkan untuk dilakukan koreksi.
"Bagi KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang dianggap mampu, tidak mau dipasangi labelisasi akan dibuatkan berita acara," jelasnya.
"Kami hanya ingin menyentuh nuraninya saja bukan untuk mendelete , dan kalau benar benar warga itu mampu, desa bisa melaporkan kepada kami," ujarnya.
"Pengajuan yang masuk ke TKS salah satu persyaratannya harus foto tampak depan rumah," terangnya.
Jadi, kalau ada warga yang mampu masih menerima Bansos, dipersilahkan bawa ke Kantor Dinsos Sumenep.
"Kami telah melakukan Verval di TKS (Tenaga Kerja Sukarela), dan menemukan puluhan ribu warga penerima Bansos yang tidak layak menerima," tuturnya.
"Untuk melakukan delete harus melaporkan kepada Kemensos terlebih dahulu," imbuhnya.
Bahkan kata Izoel, bagi yang telah meninggal kami minta kerjasama desa untuk melaporkan kepada kami dan akan diteruskan ke Kemensos.
"Kami minta kepada kepala desa untuk kerja samanya dengan kami, agar supaya anggaran pemerintah untuk program sosial tepat sasaran," pungkasnya.
Penulis : Alvian
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak