Berkat Pengabdiannya di Bidang Kesehatan, Hadariah Terima Penghargaan OASE Dari Pemerintah Pusat

Foto: Kadinsos P3A Sumenep, Achmad Dzulkarnain Bersama Hadariah, Penerima Penghargaan OASE
1794
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep - Seorang perempuan asal Desa Sase’el, Kecamatan Sapeken, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, yakni Hadariah, menerima penghargaan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) dari Pemerintah Republik Indonesia (RI).

Penghargaan itu ia terima, lantaran mengabdikan diri sebagai tenaga honorer yang bergerak di bidang kesehatan di Puskesmas Sapeken daerah Kepulauan dan mampu berprestasi sehingga patut dijadikan teladan.

Bersamaan dengan pelaksanaan upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Senin (22/05/2023) Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyerahkan langsung penghargaan itu kepada Hadariah di halaman Kantor Bupati Sumenep.

Pada kesempatan yang sama, hal serupa juga dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain yang turut hadir dan memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Hadariah.

“Hadariah sebagai petugas kesehatan yang masih honorer, namun semangatnya tak pernah pudar. Kita patut mengapresiasi atas apa yang sudah ia lakukan” katanya.

Apresiasi tersebut dimaksud sebagai dedikasi bagi Hadariah yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan profesional. Sehingga hal itu bisa menjadi contoh bagi wanita lainnya di Indonesia, terutama wanita Sumenep untuk lebih berperan aktif dalam Sumenep melayani.

Sementara itu, Hadariah yang ditemui usai menerima penghargaan itu menyampaikan, ia merasa haru sekaligus tidak menyangka karena mendapatkan penghargaan yang diberikan terhadap dirinya.

“Saya mengucapkan terimakasih yang amat dalam, dan atas penghargaan ini saya merasa terhormat sekali dan tidak nyangka bahwa akan mendapat penghargaan OASE dari pemerintah,”.

"Di dusun Saredeng tidak mempunyai mata air sehingga kami harus membawa air dari desa kami,” pungkasnya.

Menjadi tenaga honorer di bidang kesehatan di wilayah Kepulauan memang membutuhkan pengorbanan dan perjuangan yang luar biasa, terlebih ketika cuaca tidak bersahabat.

Penulis     :    Elok Andriani

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Upaya mengurangi sampah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat terus dilakukan di Desa Pagerungan Besar,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Praktik pungutan yang diduga terselubung di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Jalan Kalimas, Lumajang, kini kian menjadi...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Kabar duka menyelimuti skena underground punk Kota Batu. Rockim, vokalis utama band punk rock BRAIN WASH “Theraphy...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi dalam rangka memperingati Hari...

Komentar