Foto: Prayogi dan istrinya Dian Puspita saat dikonfirmasi awak media
Foto: Prayogi dan istrinya Dian Puspita saat dikonfirmasi awak media
MEMOonline.co.id. Sumenep - Peristiwa gempa Cianjur yang memakan ratusan korban jiwa, membuat Indonesia berduka.
Bahkan tidak begitu lama setelahnya, disusul tragedi kemanusiaan di Kanjuruhan Malang, yang korbannya tidak kalah dengan peristiwa Cianjur.
Dua peristiwa besar tersebut tentu membuat warga PSHT Sumenep, mengelus dada.
Oleh karenanya, salah satu warga PSHT sumenep Prayogi, berencana menggelar acara Sumenep Bersholawat, dengan maksud memohon kepada tuhan yang maha esa, agar peristiwa yang cukup memilukan tanah air tercinta ini tidak terulang.
Tidak kalah memilukan dari peristiwa tersebut, adalah maraknya geng motor yang rata rata anggota nya masih pelajar sekolah, khususnya di wilayah hukum Surabaya.
Menurut Prayogi, bukan tidak mungkin budaya kekerasan, kriminal, seks bebas dan narkoba sangatlah rentan terjadi.
Walaupun tidak semua geng motor, akan terpapar budaya budaya negatif tersebut, namun masalah tersebut sangatlah gampang masuk kedalam budaya geng.
Maka dari itu atas keprihatian tersebut warga PSHT Sumenep akan mengadakan acara SUMENEP BERSHALAWAT dengan tema menjadikan shalawat sebagai pemersatu bangsa.
Dan acara tersebut dalam rangka untuk menjadikan budaya seni pencak silat sebagai wadah olah raga dan pemersatu kaum muda, mengisi hari - harinya dengan kegiatan positif supaya tidak terseret ke dalam pergaulan negatif.
Dan yang terpenting dalam kegiatan tersebut adalah untuk mempererat persaudaraan pemuda Indonesia membangun hal - hal yang positif dan islami.
"Banyak kegiatan olahraga yang positif salah satunya adalah beladiri, jika memang mau tawuran, Ikut beladiri pergi ke arena. Tunjukkan prestasi di arena, itu yang keren," ujar Prayogi.
Prayogi juga menyampaikan semoga dengan diadakannya acara Sumenep bershalawat ini, bisa mengarahkan generasi muda sumenep dan indonesia pada umumnya, untuk terjun ke dalam kegiatan positif yang berbau islami dan olahraga.
Dan beliau juga berharap, dengan diselenggarakannya acara Sumenep bershalawat ini maka terjalin sinergitas antara PSHT dengan semua perguruan lain dalam wadah IPSI Sumenep.
PSHT akan bersatu padu dengan semua perguruan di Sumenep sebagai wadah pemuda yang solid kompak membangun bangsa dan menjadi benteng pelindung negara.
Saat di konfirmasi oleh media Memo online kapan acara ini di selenggarakan, beliau mengatakan waktunya sudah ditentukan dan dalam proses pengajuan perijinan.
Bahkan beliau juga menyampaikan insyaALLAH acara itu disemarakkan dengan artis religi ibukota.
Tapi saat di tanya siapa artis tersebut, beliau ( Prayogi ) cuma tersenyum sambil berkata kita tunggu tanggal mainnya, yang jelas acara ini terlaksana atas inisiatif pengurus dan sesepuh PSHT cabang sumenep, IPSI di dukung semua perguruan di Sumenep.
"Dan insyaallah dalam waktu dekat ini bisa terlaksana," pungkasnya.
Penulis : Rawiyanto
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak