Foto: Taufik Kurrahman, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Kalianget saat ditemui di ruang kerjanya
Foto: Taufik Kurrahman, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Kalianget saat ditemui di ruang kerjanya
MEMOonline.co.id. Sumenep - Aktifitas pelayaran kapal ke sejumlah kepulauan yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali ditunda. Hal itu dikarenakan, cuaca laut di perairan Sumenep sampai saat ini masih ekstrem.
Sehingga Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Kalianget kembali mengeluarkan surat edaran penundaan kapal untuk berlayar hingga 1 Januari 2023.
Kepala KSOP Kelas V Kalianget Taufik Kurrahman mengatakan sebelumnya surat edaran penundaan kapal untuk berlayar berlaku pada 23-27 Desember 2022.
Tapi karena cuaca masih belum aman, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Perak Surabaya kembali mengeluarkan surat edaran yang menyebutkan bahwa gelombang masih tinggi.
"Surat edaran diperpanjang karena cuaca masih ekstrem. Kapal belum boleh untuk berlayar," terangnya, Rabu (28/12/2022).
Pihaknya berharap masyarakat tidak memaksakan diri dengan melanggar ketentuan, demi menjaga keselamatan diri.
"Jangan memaksakan diri, jaga keselamatan," tuturnya.
Dirinya memastikan kapal dapat segera kembali berlayar apabila sudah mendapat informasi lebih lanjut dari BMKG Maritim Perak Surabaya apabila kondisi cuaca sudah kembali aman.
Penulis : Gita Larasati
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak