Tim Kejari Sampang saat memeriksa KPM di Desa Baruh Sampang
Tim Kejari Sampang saat memeriksa KPM di Desa Baruh Sampang
MEMOonline.co.id. Sampang - Puluhan Kelompok Penerima Manfaat (KPM) desa Baruh, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur diperiksa Kejari Sampang.
Hal tersebut terkait tak dicairkannya BLT DD pada tahun 2021 lalu.
"Ada sekitar 50 (KPM) yang dimintai keterangannya di balai Desa Baruh oleh tim dari Kejari Sampang," kata Kasi Intel Kejari Sampang Achmad Wahyudi, Senin 7/11/2022.
Menurutnya, pemeriksaan ini terkait BLT DD tahun 2021. Ada ratusan KPM di Desa Baruh, makanya kami melakukan pemeriksaan di balai ini.
"Diperiksa di balai Desa untuk mempercepat penanganan," kata dia.
Lebih lanjut Achmad Wahyudi mengatakan, selain KPM, perangkat desa dan pihak - pihak terkait sudah dilakukan pemeriksaan atau penyidikan.
"Jadi untuk hari ini fokus pada pemeriksaan KPM," papar dia.
Sementara, saat dikonfirmasi Pj Kades Baruh, Haris Budi Santoso mengatakan, kemarin itu dari pihak Kejari Sampang mau pinjam tempat (Balai Desa) untuk pemeriksaan KPM.
"Kejari Sampang pinjam tempat selama 4 hari, terhitung hari ini," kata dia singkat.
Sebelumnya, bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Desa Baruh, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur diduga tak dicairkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setempat.
Ada sekitar 267 KPM yang ada di Desa Baruh, namun faktanya 161 KPM pada tahun 2021 tak menerima bantuan itu.
Akhirnya, pada awal tahun ini, Rifa'i, sekjen LSM Lasbandra didampingi warga setempat melaporkan hal ini ke Kejari Sampang.
Penulis : Fathur
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak