Foto : situasi sesaat pasca terjadinya peristiwa
Foto : situasi sesaat pasca terjadinya peristiwa
MEMOonline.co.id. Lumajang - Tebing setinggi sekira 15 meter di Dusun Pasirejo Desa Purorejo Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang Jawa Timur, alami longsor pada Selasa, (18/10/2022).
Akibatnya, kediaman Ponidi (42) warga setempat runtuh hingga alami rusak parah. Kediaman yang telah 32 tahun ia tempati bersama keluarganya, sekarang sudah tak bisa dihuni lagi.
Ironisnya, reruntuhan kediaman Ponidi itu menimpa dua rumah lain yang berada tepat dibawahnya, yang tak lain merupakan kediaman orang tua Ponidi. Tingginya intensitas hujan dalam beberapa ini, menjadi pemicu terjadinya peristiwa nahas tersebut.
"Hujan selama 3 jam, akhirnya tiang rumah saya jatuh kebawah. Terus hujan lagi dapur turun, dan hujan lagi yang terakhir 3 jam itu akhirnya longsor dan menimbun rumah orang tua saya," ucap Ponidi.
Sempat membuat panik, peristiwa terjadi disaat Ponidi dan keluarganya tengah beristirahat. "Saya dan keluarga pas tidur didalam. Sekarang tinggal di Bu asiah, mengungsi. Sementara tidak berani menempati, takut dan masih trauma dan untuk perbaikan sementara belum ada rencana pak," imbuhnya menatap sisa reruntuhan.
Para korban diungsikan ke kediaman sanak saudaranya. Sembari berharap, bantuan sembako dan rehabilitasi rumah.
Terpisah, Camat Tempursari Arif Mustofa mengiakan. Disebabkan oleh hujan dan ia memaparkan, satu rumah diatas longsor, mengenai dua rumah dibawahnya.
"Akibat hujan ada dua rumah dibawah ini kelongsoran. Jadi satu rumah diatas ini longsor dan mengenai dua rumah lain dibawahnya. Korban jiwa tidak ada, cuma rumahnya hancur, itu butuh batuan rumah. Sementara ini orangnya diungsikan, untuk penanganannya hari ini rencananya akan dibersihkan bersama warga,” kata Camat.
Meski tak ada korban jiwa, kerugian dari peristiwa ini ditaksir mencari ratusan juta rupiah. Dari tiga rumah terdampak, dua diantaranya rusak parah hingga tertimbun.
Penulis : Hermanto
Editor : Udiens
Publisher : Satrio Pininggit