Foto : Sunnainah (32) salah satu peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID).
Foto : Sunnainah (32) salah satu peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID).
MEMOonline.co.id. Pamekasan - Masing-masing ibu memiliki cerita dan perjuangannya tersendiri saat menjalani proses persalinan sang buah hati. Seperti yang dialami oleh Sunnainah (32) salah satu peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) yang belum lama ini tengah berbahagia menyambut kelahiran bayi kembarnya. Ia begitu bahagia saat menggendong bayi kembarnya bersama dengan suami. Bayi kembar bernama Chika dan Vika tersebut menggemaskan dan tampak tenang menikmati gendongan ayah dan ibu mereka.
Sun, demikian panggilan akrabnya, merasakan manfaat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat melahirkan bayi kembar. Semenjak hamil, Sun mengungkapkan bahwa dirinya memeriksakan kandungannya ke Puskesmas tanpa dipungut biaya.
“Sejak hamil, saya telah memeriksakan kandungan ke Puskesmas Pakong dengan memanfaatkan Program JKN. Untungnya saya bisa menikmati pelayanan kesehatan tanpa khawatir dengan biaya yang harus kami keluarkan,” ungkap Sun.
Sun sangat berharap bisa melahirkan secara normal di Puskesmas tempat ia terdaftar tetapi nasib berkata lain. Ia harus melahirkan di rumah sakit dikarenakan bayi yang dilahirkannya kembar sehingga persalinan yang dihadapi disertai penyulit. Hal ini membuat ia tidak disarankan untuk melahirkan di Puskesmas.
“Sekitar jam dua belas siang saya mulai merasa kesakitan sehingga oleh suami dibawa ke Puskesmas Pakong. Ternyata saya langsung dirujuk ke Rumah Sakit Larasati karena tidak mungkin ditangani di Puskesmas,” kata Sun.
Sesampainya di Rumah Sakit Larasati, Sun bersyukur karena ternyata dapat melahirkan secara normal tanpa perlu operasi dengan kondisi bayi selamat dan sehat.
“Saya tiba di Rumah Sakit Larasati sekitar jam satu siang. Dokter langsung menangani proses persalinan saya. Alhamdulilah saya dapat melahirkan secara normal. Tadinya saya khawatir kalau harus operasi, apalagi bayi saya kembar. Namun ternyata saya dapat melahirkan secara normal. Saya pun bersyukur dikaruniai bayi kembar perempuan yang sehat,” imbuhnya.
Usai proses persalinan, Sun diharuskan menginap selama satu malam untuk proses pemulihan. Meski dirinya adalah peserta JKN, ia mengaku mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak rumah sakit.
“Saya merasa beruntung ditangani oleh tim dokter yang sangat sigap dan cekatan. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan pihak rumah sakit yang sudah membantu proses persalinan si kembar berjalan lancar,” tutup Sun.
Penulis : Wildan
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak