17 Desa Ikuti Lomba Desa Tematik, Delapan Diantaranya Masuk Seleksi untuk Jadi Juara dengan Hadiah 200juta perDesa

Foto : Pemerintah Kabupaten Pamekasan.
1945
ad

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar lomba desa tematik tahun 2022 sebagai evaluasi atas progres desa tematik gagasan Bupati Baddrut Tamam.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan, Fathorrahman mengungkapkan, terdapat 17 desa yang mengajukan proposal untuk mengikuti loma desa tematik. Mereka telah melakukan paparan di depan tim penilai untuk meyakinkan bahwa desanya termasuk desa tematik sesuai dengan potensi desanya.

Setelah desa mempresentasikan isi proposalnya, tim penilai kemudian turun langsung ke desa tersebut untuk memastikan kondisi desanya sesuai dengan isi proposal dan paparan yang telah disampaikan. Hasilnya, ada 8 desa yang dinyatakan sesuai dengan kategori lomba.

Delapan desa tersebut masing-masing Desa Sotabar Kecamatan Pasean, Desa Waru Barat Kecamatan Waru, Desa Bajang Kecamatan Pakong, Desa Panempan Kecamatan Pamekasan, Desa Rek Kerek Kecamatan Palengaan, Desa Toket Kecamatan Proppo, Desa Pademawu Timur Kecamatan Pademawu, dan Desa Kertagena Tengah Kecamatan Kadur.

"Setelah yang 17 desa itu memaparkan terkait dengan program programnya, tersaring 8 desa. Kita turun ke lapangan ingin tahu sejauh mana paparan yang disampaikan kepada kami," ungkapnya, Jum'at (12/8/2022).

Dikatakan, pihaknya akan menjaring kembali 8 desa tersebut menjadi 3 desa tematik terbaik yang berhak mendapatkan bonus Rp 200 juta per desa dari Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. Delapan desa itu sama-sama memiliki peluang besar untuk lolos ketiga desa terbaik.

"Syukur-syukur nanti ada tambahan menjadi 5 desa, sehingga sama dengan tahun 2021 5 desa. Alhamdulillah kami memiliki bupati yang idenya sangat cemerlang, konsepnya luar biasa. Beliau ingin meningkatkan ekonomi masyarakat di desa-desa," tandasnya.

Program desa tematik merupakan gagasan Bupati Baddrut Tamam agar pemerintah desa menggali potensinya menjadi sumber mata pencaharian warganya. Sejauh ini, beberapa desa di Pamekasan mampu menggali potensinya yang menjadi tema desa, ada desa wisata, desa UMKM, dan tema-tema lain.

"Beliau menginginkan ada produk unggulan yang dimunculkan desa untuk mendongkrak perekonomian masyarakat desa , targetnya menggerakkan ekonomi desa, dan menyerap tenaga kerja, yang akhirnya nanti menjadi desa mandiri," pungkasnya.

Penulis      :    Wildan

Editor        :   Udiens

Publisher  :   Satrio Pininggit

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Sebanyak 761 anak yatim dibawah usia 11 tahun memadati Masjid Raudlatul Jannah Kota Probolinggo, Kamis (25/6/2026)...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Sebagai wujud komitmen dalam melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PG Djatiroto bersama Kebun...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Sebuah badan usaha bernama CV Serayu Agro Mandiri yang beralamat di Jalan Raya Randuagung, Dusun Curahtekor, Desa...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, bergerak cepat menindaklanjuti...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Fakta terbaru terungkap setelah media mewawancarai Ery Dyahyu Cahyani, Kepala Bidang Koordinasi Wilayah (Korwil)...

Komentar