Bumdes Sejahtera Bersyukur Pemkab Pamekasan Gagas Program WUB, Kini Mampu Serap Tenaga dari Desanya Sendiri

Foto : Pemerintah Kabupaten Pamekasan.
1588
ad

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Pemerintah Desa (Pemdes) Rek Kerek Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur memiliki budan usaha milik desa (BUMDes) yang mampu menggiliatkan ekonomi warga desanya.

Salah satu usaha yang dikelola oleh BUMDes Sejahtera milik Pemdes Rek Kerek adalah songkok batik yang diproduksi oleh warganya sendiri. Songkok batik tersebut saat ini mampu menjamah pasar luar Madura, seperti Jember, Bandung, dan Kalimantan.

Sekretaris Desa Rek Kerek Kecamatan Palengaan, Moh. Hasyim bercerita awal mula warganya bisa memproduksi songkok batik sendiri. Pihaknya mendapat informasi dari fasilitator program wirausaha baru (WUB) untuk mengirim dua warganya dalam pelatihan pembuatan songkok di tingkat kecamatan.

Pihaknya kemudian mengirim dua orang untuk mengikuti program tersebut sesuai dengan permintaan fasilitator selama 15 hari. Dalam durasi setelah bulan itu peserta diajari berbagai hal tentang pembuatan songkok, mulai pemotongan, cara menjahit songkok, hingga tahap finishing.

"Adanya songkok batik awalnya dari pelatihan wirausaha baru (WUB) yang dilaksanakan di tingkat kecamatan. Selesai dari pelatihan, kami support mereka yang ikut pelatihan itu berupa alatnya," cerita dia, Jum'at (22/7/2022).

Dia menambahkan, produksi songkok batik itu ternyata berdampak positif terhadap perkembangan ekonomi masyarakatnya lantaran mampu menyedot tenaga kerja yang diambil dari desanya sendiri. Termasuk bahan batik yang digunakan merupakan hasil kerajinan warga desa.

"Alhamdulillah mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang semula para pemuda sepulang dari perantauan tidak memiliki pekerjaan, maka dengan adanya produk songkok ini tidak menjadi pengangguran," tandasnya.

Dia bersyukur Pemkab Pamekasan di bawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam memiliki program WUB, sebab program itu mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai dengan paket pelatihan usaha yang diikutinya.

"Songkok batik itu kami pasarkan di online maupun offline. Seperti di Wamira Mart kalau yang offline," pungkasnya.

Program WUB merupakan gagasan Bupati Baddrut Tamam dengan skema memberikan pelatihan usaha gratis, diberikan modal dengan bunga nol persen, diberikan bantuan alat produksi, hingga fasilitasi pemasarannya, baik online maupun offline dengan target 10 ribu pengusaha baru selama lima tahun.

Penulis      :    Wildan

Editor        :   Udiens

Publisher  :   Satrio Pininggit

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Surakarta- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Kajian Jurnalis Independen Indonesia (AKJII) mendesak Presiden Prabowo Subianto...

MEMOonline.co.id. Jember- Penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang memasuki usia ke-24 tidak hanya menjadi panggung seni busana dan budaya...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Madura menyatakan sikap tegas mengecam pernyataan Presiden Prabowo Subianto...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Sikap tegas diambil Ikatan Wartawan Lumajang menyikapi skandal penebangan pohon bernilai tinggi dan dilindungi di...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Destinasi wisata edukasi jamur dan bunga, Mikutopia, membuka kesempatan berkarier bagi para lulusan seni untuk bergabung...

Komentar