Foto : Kapolesek Larangan, AKP Tamsil Efendy.
Foto : Kapolesek Larangan, AKP Tamsil Efendy.
MEMOonline.co.id. Pamekasan - Saat ini masyarakat Pamekasan, Madura, Jawa Timur, dikejutkan dengan adanya berita di salah satu media online pria diduga maling dimassa dan dikabarkan hingga tewas. Jumat (15/7/2022).
Kejadian tersebut terjadi di desa Trasak, Kecamaran Larangan, Pamekasan, Madura Jawa Tumur. Namun Pihak Kepolisian Polres Pamekasan membantah dengan adanya berita kejadian tersebut.
AKBP Rogib Triyanto, Kapolres Pamekasan, melalui Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah Poespitasari mengungkapkan belum laporan tentang kejadian tersebut.
"Yang kami terima hanya informasi curas yang terjadi di desa Tambung, untuk yang pria diduga maling tersebut saya akan mencari informasi dulu," kata Nining saat dikonfirmasi MEMOonline.co.id Jumat (15/7/2022).
Diknfirmasi terpisah, Kapolsek Larangan, AKP Tamsil Efendy menegaskan bahwa informasi tersebut hoax alias tidak ada.
"Terkait isu begal yang terjadi di wilayah Kecamatan Larangan itu hoax, kami sudah perintahkan anggota untuk kroscek langsung ke TKPnya seperti yang disebar berantai di group - group WhatsApp", tegasnya.
Tamsil menghimbau kepada masyarakat, khususnya wilayah Kecamatan Larangan untuk tidak mudah percaya isu - isu hoax yang belum diketahui jelas nara sumbernya dan tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.
"Sekali lagi kami himbau kepada masyarakat demi terjaganya kamtibmas di wilayah Larangan, agar tidak melakukan tindakan yang bikin warga resah dengan mengirim pesan berantai yang tidak jelas", ujarnya.
Ia juga berharap kepada masyarakat, kedepan jika ada informasi atau kejadian apapun yang sifatnya meresahkan atau membahayakan, langsung datang dan laporkan ke Polsek Larangan atau Polsek - Polsek terdekat.
"Untuk Polsek Larangan kami sudah rutin melaksanakan patroli keberbagai wilayah dan menempatkan anggota kami, dan sampai saat ini wilayah Kecamatan Larangan aman dan kondusif," pungkasnya.
Penulis : Wildan
Editor : Udiens
Publisher : Satrio Pininggit